Sejumlah Delegasi ASEAN Kagum dengan Sistem Pengolahan Sampah di Surabaya
Twitter/KementerianLHK
Nasional

Sampah menjadi salah satu isu lingkungan yang harus ditangani sesegera mungkin bagi negara-negara di dunia. Sebab jika tidak, maka akan mengancam kondisi lingkungan hingga membahayakan makhluk hidup.

WowKeren - Sampah telah menjadi masalah bagi hampir seluruh negara di dunia, terutama sampah anorganik. Berbeda dengan sampah organik yang bisa terurai, sampah anorganik seperti plastik memerlukan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk bisa terurai.

Terkait bagaimana sampah plastik didaur ulang, hal tersebut diserahkan ke masing-masing pihak. Seperti yang ada di Surabaya. Bahkan sistem pengelolaan sampah yang ada Pusat Daur Ulang (PDU) Jambangan ini membuat para delegasi ASEAN terkagum-kagum.

"Sangat menarik ya, inisiatifnya sangat luar biasa," ujar Lim seperti dilansir dari Detik, Jumat (3/5). "Terlebih menyikapi isu sampah plastik. Kami sangat senang bisa melihat ini."

Lim menilai bahwa apa yang dilihatnya bisa diterapkan di kota-kota lain di ASEAN. Ia berharap agar upaya mengelola sampah demi kelestarian lingkungan bisa terus dilakukan secara berkesinambungan.


"Saya kira ini bisa menjadi contoh bagaimana manajemen pengelolaan sampah di ASEAN," ujar Lim. "Dan harus ditiru oleh kota-kota di ASEAN. Kita harus terus menjaga inisiatif ini dan semoga tahun depan bisa bertemu lagi ya."

Oleh sebab itu, Lim tak lupa mengapresiasi kinerja Tri Rismaharini selaku Wali Kota Surabaya. Apa yang dilakukan oleh Risma dinilai mampu menginspirasi pemimpin kawasan lainnya untuk menemukan solusi lingkungan.

"Tadi saya katakan tempat ini sangat kreatif. Memang tidak lepas dari Wali Kota Surabaya yang sangat luar biasa dan sangat paham bagaimana mengatasi isu pengelolaan sampah, terlebih soal lingkungan," kata Lim. "Sebagai salah satu pimpinan kawasan, saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh wali kota dan ini bisa menjadi solusi lingkungan dan kesejahteraan di masa depan."

Sementara itu, Duta Besar Myanmar untuk ASEAN H.E.U Min Lwin mengaku kagum dengan para petugas di PDU Jambangan. Menurutnya, para petugas tersebut rela berkutat dengan sampah yang mana hal ini tak semua orang mau melakukannya.

"Sudah sangat manusiawi kalau kita pergi ke restoran kita sangat siap dan senang," tutur Min masih dilansir dari Detik. "Tapi kalau kita pergi ke tempat pengelolaan sampah, kita enggan-engganan."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait