Personel Satlantas Polresta Pontianak, Ipda Tatang, menyelamatkan banyak nyawa dengan keputusan cepatnya mengatasi insiden di Jembatan Kapuas 2 Sungai Raya, Kalimantan Barat, pada Jumat (3/5).
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 04 Mei 2019 - 13:31 WIB
WowKeren - Seorang polisi di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) sukses menyelamatkan banyak nyawa berkat aksi heroiknya. Personel Satlantas Polresta Pontianak, Ipda Tatang, dengan sengaja mengorbankan sepeda motor dinasnya untuk mengganjal ban truk agar tidak terjadi kecelakaan.
Insiden tersebut terjadi di Jembatan Kapuas 2 Sungai Raya, Kubu Raya, Kalbar, pada Jumat (3/5) pagi. Kala itu ada truk yang tidak kuat menanjak dan mulai mundur ke belakang.
"Jadi waktu itu kan lagi padat itu, ada tronton yang posisinya mau naik ke jembatan. Tiba-tiba mogok, dia tiba-tiba mundur," jelas Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Donny Charles Go, dilansir detikcom pada Sabtu (4/5). "Kebetulan kan anggota kita itu juga lagi atur lalin, daripada mundur ke masyarakat (pengendara) di bawah, dia korbankanlah motor dinasnya untuk ganjal itu."
Menurut Donny, rem truk tersebut sudah tidak dapat digunakan. Sedangkan para pengendara di belakang truk tersebut sudah tidak memiliki ruang untuk menghindar.
"Iya karena kalau mundur masyarakat yang kena, remnya sudah enggak bisa dikendalikan," terang Donny. "Kan padat, mau lari ke mana warga? Karena posisi jembatan kan."
Donny menjelaskan bahwa rem truk tersebut diduga blong, sehingga Ipda Tatang mengambil keputusan cepat dengan mengganjalkan motor dinasnya. Beruntung, tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut, hanya sepeda motor dinas Ipda Tatang saja yang menjadi korban.
"Mobil ini kan berat, jadi posisi jembatan naik tanjakan. Enggak tau (tiba-tiba) mogok, mundur, remnya enggak ada lagi. Entah blong entah apa. Dia (Ipda Tatang) teriak-teriak juga enggak dengar, ya motornya dikorbankan," ujar Donny. "Dia (Ipda Tatang) sehat. Hanya motornya rusak."
Usai insiden tersebut, sopir truk pun lantas dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. "Setelah kejadian, baik tronton, sopir dan kendaraan polisinya dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa," pungkas Donny.
(wk/Bert)