Maka dari itu, Rachland tak mau menanggapi serius ucapan Kivlan tersebut. Pasalnya, menurut Rachland, Kivlan sebagai 'kunyuk' tidak pantas menilai SBY yang merupakan Presiden ke-6 RI.
- Nur Islamiyah
- Jumat, 10 Mei 2019 - 16:14 WIB
WowKeren - Wasekjen Partai Demokrat (PD) Rachland Nashidik ikut "menyerang" Kivlan Zen yang sempat menyebut Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono adalah orang yang licik. Rachland mengaku sepakat terhadap ucapan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang menyebut Kivlan "Mayjen Kunyuk".
"Kata presiden keempat RI Abdurrahman Wahid, Kivlan Zen itu 'Mayjen Kunyuk'," ujarnya. "Mungkin karena dinilai liar dan biang onar."
Maka dari itu, Rachland tak mau menanggapi serius ucapan Kivlan tersebut. Pasalnya, menurut Rachland, Kivlan sebagai "kunyuk" tidak pantas menilai SBY yang merupakan Presiden ke-6 RI.
"Masa kunyuk mau menilai manusia, presiden ke-6 RI pula, yang jauh melebihinya dalam hal apa pun?" lanjutnya. "Tidak usah ditanggapi serius. Tidak pantas dan tidak penting. Cuma sebangsa kunyuk yang mau dengar."
Sementara itu, Ferdinand Hutahaean sendiri menyebut Kivlan tidak tahu apa-apa terkait perjuangan SBY dalam mengupayakan kemenangan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.
"(Kivlan) tidak tahu bahwa Pak SBY begitu keras berjuang menangkan Prabowo-Sandi," ujar Ferdinand pada sebuah pesan singkat, seperti dikutip dari CNN Indonesia. "Justru Prabowo yang banyak tidak lakukan arahan Pak SBY."
Sebelumnya, cuitan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengenai setan gundul masih berbuntut panjang. Kivlan Zen menanggapi cuitan setan gundul tersebut. Ia menyebut bahwa SBY adalah orang yang licik.
"Sampaikan saja bahwa SBY licik," kata Kivlan di kawasan Thamrin, Jakarta, Kamis (9/5). "Dia junior saya, saya yang mendidik dia, saya tahu dia orangnya licik, dia mendukung 01 waktu menang 2014."
Lebih jauh, ia menyebut bahwa PD merupakan partai yang tidak jelas kelaminnya. "Yang setan gundul itu dia. Andi Arief setan gundul. Orang Demokrat ga jelas kelaminnya," ujar Kivlan.
(wk/nris)