Masuk Kebun Sawit Milik Warga, Gajah Liar di Riau Bakal Dipasangi Kalung GPS Guna Hindari Konflik
Nasional

Dengan kalung GPS, pergerakan gajah liar tersebut bisa dengan mudah dipantau sehingga tim petugas bisa segera mengembalikan mereka ke habitat semula jika terlihat mulai meninggalkan posisi awal.

WowKeren - Warga di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, dikejutkan dengan masuknya kawanan gajah liar di kebun sawit mereka. Gajah-gajah tersebut diketahui berasal dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau pun segera menggiring kembali gajah-gajah tersebut ke TNTN.

"Kita sudah melakukan itu (penyisiran)," kata Kepala Bidang Wilayah I Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Andri Hansen Siregar dilansir dari Detik, Kamis (13/6). Jadi untuk menggiring kembali ke TNTN, kita harus tahu dari mana jejak awal mereka masuk ke perkebunan sawit? Dari sana juga mereka kita kembalikan lagi."

Sementara itu untuk memantau pergerakan gajah liar tersebut, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian LHK Wiratno mengatakan pihaknya akan memasang kalung GPS. Dengan begitu, pergerakan gajah bisa dipantau dengan mudah. Sebelumnya, langkah ini sudah pernah diterapkan pada gajah liar di Aceh dan Jambi.

"Kita sudah melakukan hal ini ke gajah di Aceh dan Jambi," kata Wiratno masih dilansir dari Detik. "Kalung GPS Collar ini juga akan kita coba untuk diberikan ke gajah liar yang ada di Riau."


Melalui kalung GPS, tim petugas bisa segera melacak keberadaan gajah-gajah liar tersebut. Jika terlihat mulai meninggalkan posisi awal maka gajah itu akan dikembalikan ke habitat mereka.

"Kalau sudah terpasang GPS Collar nantinya kita akan tahu pergerakan gajah tersebut," jelas Wiratno. "Dengan demikian kita akan mudah untuk melacak keberadaannya."

Wiratno menyebutkan bahwa pemasangan kalung GPS tidak akan dilakukan pada semua kawanan gajah melainkan hanya pada pemimpin kelompoknya saja. Sebab, gajah pada umumnya hidup secara berkelompok sehingga hanya perlu memasangnya pada salah satu dari mereka.

"Gajah ini selalu hidup berkelompok," lanjut Wiratno. "Jadi pemasangan GPS Collar ini cuma pada pimpinan kelompok gajah saja, tidak semuanya."

Untuk bisa memasangkan kalung ini maka gajah terlebih dahulu harus ditembak bius. Adapun harga kalung GPS ini tidaklah murah. "Harga satu kalung GPS Collar ini mencapai 5.000 Dollar AS," pungkas Wiratno.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait