Ketua Tim Hukum Prabowo Ungkap Angka Kemenangan 02 Terus Berubah Karena Perkembangan Data IT
Nasional

Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto alias BW, juga menyinggung tentang adanya kecurangan yang diduganya dilakukan menggunakan teknologi informasi.

WowKeren - Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terus mengubah angka klaim kemenangan mereka meski sidang sengketa Pilpres telah dimulai. Yang terbaru, paslon 02 mengklaim kemenangan dengan perolehan suara sebesar 53 persen.

Angka ini berbeda dengan angka dalam berkas gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengklaim menang 52 persen. Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto alias BW, pun mengaku bahwa perubahan tersebut berkaitan dengan perkembangan data IT internal mereka.


"Jadi sekarang ada perkembangan. Kami kan terus datanya IT gitu lho. Data IT itulah kemudian yang dijadikan dasar perkembangan," jelas BW di Gedung MK pada Jumat (14/6). "Data IT sekarang kan lagi diproses terus-menerus, kita kan jeda pada saat menulis itu permohonan ada di situ. Kemudian ada perkembangan terus-menerus, datanya data IT."

Oleh sebab itulah, klaim angka kemenangan paslon 02 terus berubah. BW sendiri kembali menyinggung adanya kecurangan melalui proses pengubahan suara yang diduganya dilakukan menggunakan teknologi informasi.

"Makanya kemudian, nanti dalam permohonan itu akan dibuktikan dan bukti itulah kemudian yang jadi dasar," ungkap BW. "Tapi yang paling menarik rilis itu menegaskan sekarang ini kenapa pemilu itu terburuk? Karena salah satunya menggunakan IT sebagai instrumen kecurangan."

Mantan pimpinan KPK tersebut memastikan bahwa ia akan membuktikan penggunaan IT yang dimaksudnya dalam persidangan. Meski demikian, BW masih belum mau mengungkap data IT internal Prabowo-Sandi.

"Iya, Bos (akan dibuktikan). Nantilah, Bos. Buru-buru aja. Ketahuan dong," ujar BW. "Itu (soal saksi) masa dibuka sekarang. Cuma saya mau bilang hari ini saya akan coba rilis lagi bagaimana sistem IT bekerja dalam proses kecurangan."

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin telah mengkritik klaim kemenangan Prabowo-Sandi yang terus berubah. Wakil Ketua TKN, Abdul Kadir Karding, menyebut kubu Prabowo sebagai kubu yang linglung dan bingung.

"Semakin hari memang tim Prabowo ini makin seperti tim yang linglung," kata Karding kepada awak media, Jumat (14/6). "Saking kebingungannya, tidak punya data dan fakta yang konkret, mereka lalu mengarang yang membodohi publik karena berubah-ubah."

You can share this post!

Related Posts
Loading...