Kerap Disindir Soal Batu Bara, Kaesang Pangarep 'Marah' Tak Diundang ke Konferensi
Nasional

Nama Kaesang Pangarep sering dikaitkan dengan usaha batu bara setelah film dokumenter 'Sexy Killer' menyebutkan dirinya sebagai komisaris suatu perusahaan batu bara.

WowKeren - Sebuah konferensi yang melibatkan ratusan pengusaha batu bara dari berbagai negara tengah berlangsung di Nusa Dua, Bali hari ini, Senin (24/6). Konferensi bertajuk The 25th Annual Coaltrans Asia Conference itu digunakan sebagai wadah bagi para pengusaha untuk berbagi pandangan terkini terkait bisnis batu bara.

Kabar ini pun menuai "amarah" putera bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Sebagai tokoh yang kerap disebut pengusaha batu bara, Kaesang mengkritik panitia konferensi yang tidak mengundangnya.


Sebagai informasi, nama Kaesang sering dikaitkan dengan bisnis batu bara usai disebut dalam salah satu segmen di film dokumenter "Sexy Killer". Dalam segmen itu nama Kaesang dan Gibran Rakabuming Raka disebut sebagai komisaris salah satu perusahaan batu bara di Indonesia.

Melalui akun Twitter-nya, @kaesangp, Kaesang menyalurkan "amarah"-nya. Ia pun melampirkan tautan berita terkait konferensi tersebut.

"Kok undangan buat saya belom ada?" cuit Kaesang pada Senin (24/6) siang.

Cuitan ini pun seketika viral. Hampir seribu warganet memberikan likes-nya dan ratusan cuitan memenuhi kolom komentarnya. Tentu saja komentar-komentar yang ditulis tak kalah kocak dari cuitan Kaesang. Warganet pun berlomba-lomba menyebutkan "pelintiran" usaha batu lainnya, mulai dari batu bata hingga batu ginjal.

"Maaf yg diundang pengusaha batu bara," tulis @sisill***. "Kan anda tukang kipas sate sm penjual pisang goreng?"

"Sampean (Anda) kan pengusaha batu nisan, Mas," cuit @SalmaMah***. "Anda kan pengusaha batu bata," imbuh @agniyour***.

"Maaf, anda kan pengusaha batu akik...," ujar @pevitakw***. "Ganti usaha batu ginjal aja mas mendingan," kata @puj***.

"Mohon dibedakan pengusaha batu bara sama pengusaha pisang batu itu beda mas," cuit @Vinn***. "Udah di keluarga gak pernah diajak kumpul sekarang jadi pengusaha batu bara juga gak diajak kumpul, nasipmu mas mas," imbuh @Sinyooo***.

Sementara itu konferensi yang sedang berlangsung di Nusa Dua itu membahas kebijakan pemerintah Indonesia soal batu bara terkait dengan keberlanjutan energi listrik. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono dalam sambutannya.

You can share this post!

Related Posts
Loading...