Kepala SAR Jayapura Putu Arga juga menambahkan PT Palapa juga membantu dengan mengerahkan helikopternya dari Wamena. Putu berharap cuaca normal agar pencarian dapat dilakukan.
- Nur Islamiyah
- Sabtu, 29 Juni 2019 - 17:04 WIB
WowKeren - Tim SAR gabungan belum dapat melakukan pencarian helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat yang hilang kontak dalam penerbangan Oksibil-Jayapura, Papua, karena cuaca buruk. Tim SAR Jayapura juga belum bisa diterbangkan.
Kepala SAR Jayapura Putu Arga mengatakan pesawat CN-295 yang membawa bahan bakar minyak dan tim SAR Jayapura terpaksa kembali ke base ops Lanud Silas Papare akibat cuaca buruk, termasuk helikopter dari Timika. Menurut laporan, jarak panjang hanya sekitar 6 kilometer.
Namun, pesawat caravan milik AMA sekitar pukul 12.30 WIT berhasil mendarat di Oksibil. Pencarian lewat darat dari Oksibil juga dilakukan dengan membagi tiga tim.
"Sampai sekarang belum ada laporan tentang adanya tanda-tanda keberadaan helikopter yang dilaporkan hilang kontak sejak pukul 11.49 WIT," ujar Putu Arga, seperti dilansir dari Antara.
Ia juga menambahkan PT Palapa juga membantu dengan mengerahkan helikopternya dari Wamena. Putu berharap cuaca normal agar pencarian dapat dilakukan.
"Mudah-mudahan cuaca bisa kembali bersahabat sehingga pencarian dan pengiriman tim SAR dapat segera dilakukan," tutur Putu.
Sebelumnya, helikopter M-17 dengan nomor registrasi HA-5138 membawa 12 penumpang menuju Jayapura. Namun, helikopter yang diterbangkan untuk mengirim logistik kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut hilang kontak setelah 5 menit mengudara.
Adapun nama anggota Satgas Pamtas Yonif 725/WRG yang ikut dalam helikopter tersebut adalah Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin, dan Prada Tegar Hadi Sentana. Sedangkan nama-nama awak helikopter tersebut adalah Kapten CPN Aris (pilot), Lettu CPN Bambang (pilot), Lettu CPN Ahwar (kopilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo dan Pratu Aharul.
(wk/nris)