Ishak yang biasa bertugas untuk mengamankan Masjid Al Munawaroh, Sentul City, Bogor, mendapat hadiah berupa perjalanan ibadah umrah gratis dari penyedia jasa perjalanan umrah, bisaumroh.id.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 04 Juli 2019 - 16:43 WIB
WowKeren - Peristiwa seorang wanita berinisial SM yang membawa masuk seekor anjing ke dalam Masjid Al Munawaroh, Sentul City, Bogor, sempat menggegerkan banyak pihak. Namun di balik peristiwa tersebut, ada berkah tersendiri bagi pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Munawaroh, Ishak.
Pasalnya, Ishak yang biasa bertugas untuk mengamankan masjid tersebut mendapat hadiah berupa perjalanan ibadah umrah gratis. Hadiah tersebut diberikan oleh penyedia jasa perjalanan umrah, bisaumroh.id.
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris DKM Al Munawaroh, Ruslan. "Iya, benar," tutur Ruslan dilansir CNN Indonesia pada Kamis (4/7).
Rencananya, Ishak akan diberangkatkan ke tanah suci Makkah, Arab Saudi, pada Januari 2020 mendatang. Hadiah tersebut diberikan kepada Ishak lantaran dirinya dinilai telah menjaga kesucian Masjid Al Munawaroh.
"Atas izin Allah, Alhamdulilah berkat keberanian Bpk Ishak menjaga Masjid Al Munawaroh Sentul Bogor agar tetap dalam keadaan suci," tulis akun penyedia jasa perjalanan umrah tersebut di Instagram. "@bisaumroh.id memberikan apresiasi kepada beliau untuk berangkat ke Baitullah gratis melalui Bisa Umroh.. InsyaAllah semua bisa umroh."
Penyedia jasa layanan umrah tersebut memang tidak mengaitkan tugas Ishak dengan peristiwa tertentu. Namun, Masjid Al Munawaroh akhir-akhir ini mendapat banyak sorotan lantaran SM membawa masuk anjingnya ke dalam rumah ibadah tersebut.
Di sisi lain, status SM sendiri telah dinaikkan menjadi tersangka penistaan agama oleh Polres Kabupaten Bogor. Sempat menjalani pemeriksaan jiwa di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, SM dinyatakan mengidap penyakit skizofrenia.
SM sendiri rencananya akan ditahan di Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Bogor yang khusus untuk penderita gangguan jiwa. "Mungkin saja salah satu itu (Marzoeki Mahdi). Kita nanti koordinasi sama tim dokter," terang Kapolres Bogor, AKBP Dicky, dilansir CNN Indonesia, Rabu (3/7).
(wk/Bert)