Rey Utami dan Pablo Benua mengaku akan membela Fairuz A. Rafiq apabila pengakuan Galih Ginanjar terbukti salah. Namun, pernyataan berbeda diungkap Rey sebelum resmi dilaporkan Fairuz.
- Neressa Prahastiwi
- Jumat, 05 Juli 2019 - 09:32 WIB
WowKeren - Pernyataan "Ikan Asin" Galih Ginanjar yang menyinggung Fairuz A. Rafiq, berbuntut panjang hingga berlanjut ke proses hukum. Tak hanya melaporkan sang mantan suami, Rey Utami sebagai pemilik konten YouTube tempat Galih melontarkan pendapat tersebut pun dituntut pihak Fairuz.
Rey dan sang suami, Pablo Benua, akhirnya menggandeng Farhat Abbas untuk menangani kasus ini. Keduanya pun sepakat akan balik membela Fairuz apabila pernyataan Galih terbukti tidak benar. Namun, tanggapan berbeda diungkapkan Rey dalam acara "Pagi-pagi Pasti Happy" yang tayang sebelum Fairuz melaporkannya ke Polda Metro Jaya.
Menurut Rey, apa yang diterima Fairuz tersebut merupakan risiko memiliki mantan suami. Oleh sebab itu, Rey menyebut Galih berhak mengungkapkan keburukan sang mantan istri kepada siapa pun. Rey juga menegaskan bahwa perannya dalam vlog tersebut hanyalah sebagai penanya.
"Ya itu resiko. Kita kan punya kekurangan atau keburukan," ujar Rey. "Orang lain mau menceritakan itu kan terserah orangnya kan. Aku kan di sini hanya menanyakan."
Rey pun tak merasa harus menyunting perkataan Galih karena mantan suami Fairuz itu meyakinkan bahwa perkataannya adalah fakta. Rey juga berdalih bahwa vlognya disambut positif para wanita sebagai pengingat untuk menjaga kebersihan bagian intim mereka.
"Aku confirm sebelumnya. 'Ini fakta kan?' 'Fakta' Oh ya udah," tutur Rey. "Justru ada beberapa yang DM ke saya katanya 'Mbak Rey, setelah lihat video itu jadi saya langsung mengutamakan kebersihan dan keharuman untuk suami saya.' Gitu katanya."
Dugaan pansos yang ditudingkan padanya pun dibantah oleh Rey. Menurut Rey, dirinya dan sang suami tidak memerlukan Galih untuk pansos karena sudah memiliki banyak subscriber maupun viewers sebelumnya. Mereka pun sudah sering membicarakan orang-orang yang lebih terkenal dari Galih.
"Kalau merasa diuntungkan, enggak. Yang pertama karena subscriber aku sudah banyak sebelum dari video ini," jelas Rey. "Yang kedua kalau misalnya ada orang yang bilang pansos, tidak perlu dengan Galih pun aku udah pansos."
Bahkan menurut Rey, viewers vlog "ikan asin" bersama Galih tidak sebanding dengan jumlah penonton konten-konten YouTube sebelumnya. "Sedikit sih kalau dibanding dengan video-videoku yang sebelumnya. Video Galih ini 500 ribuan, sedangkan aku sebelum-sebelumnya udah 4 juta, 5 juta viewers-nya," ungkap Rey.
Namun berdasarkan pantauan tim WowKeren, akun YouTube Rey Utami dan Pablo hanya memiliki jumlah penonton terbanyak yakni 2,3 juta. Jumlah video milik Rey dan Pablo yang berhasil melewati angka 1 juta penonton pun hanya sebanyak 4 vlog. Warganet pun banyak yang mengetahui kebohongan Rey tersebut dan mencibirnya halu dalam postingan milik akun gosip @nyinyir_update.
"Min dia bilang viewersnya 4 juta 5 juta aku barusan aku ngecek kok gada yg nyamp e 2juta, ada satu juta lebih itu ae pas bahas jurnalrisa prabowo sama sandi, mohon dicek uka," komentar akun @n***nadwi__29. "Akhir nya ada yg komen begini, tadi nya mau komen gini juga hehehehe btw yg video dia sama galih terakhir gua liat yg nonton 1,5 juta sebelum dihapus. Si Gilak tadi ngomong penonton nya cuman 500 rb an doang," tulis akun @v***saicha_ . "Doi halu kak di total mgkn baru segitu wkekekek," sahut akun @h***anamala .
(wk/nere)