2 Startup Unicorn Indonesia Rancang Aplikasi Umrah Digital, Siap Coba?
Nasional

Platform yang diharapkan dapat membuat pelayanan bagi jemaah umrah lebih efisien ini merupakan realisasi pertama dari kolaborasi digital antara Indonesia dan Arab Saudi.

WowKeren - Kunjungan demi meningkatkan kerja sama bilateral antara Arab Saudi dan Indonesia berbuah manis. Informasi terbaru menyebutkan kolaborasi digital kedua negara ini akan ditindaklanjuti dengan pengembangan startup umrah digital. Lantas, apa itu umrah digital?

Umrah digital adalah platform khusus yang dibangun dengan kerja sama antara Arab Saudi dengan startup nasional Indonesia. Platform ini nantinya akan memberikan pengalaman beribadah yang lebih efisien dari segi biaya maupun waktu bagi para calon jemaah dengan memanfaatkan teknologi digital dengan end-to-end solution.

"Kerja sama Arab Saudi-Indonesia, kita bicara tentang digital ekonomi. Indonesia punya unicorn, decacorn, mereka tidak punya," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pasca penandatanganan MoU Digital Collaboration Indonesia-Arab Saudi di Riyadh, Kamis (4/7). "(Tapi) mereka punya modal besar, ya sudah kita kerja sama."

Untuk merealisasikan rencana ini, tutur Rudiantara, akan ditunjuk dua startup unicorn, yakni Tokopedia dan Traveloka. "Saya yakin dengan teman-teman dari Indonesia (bisa) mengembangkan. Ada Traveloka, Tokopedia, mereka punya ahli dan programmer."


Co-Founder Traveloka Albert mengaku senang bisa dilibatkan dalam program umrah digital ini. Ia pun berharap platform ini nantinya bisa memberikan pengalaman berbeda bagi jemaah Indonesia.

"Dari Traveloka sebenarnya kita sangat ingin umrah atau haji experience-nya bagus. Ini pengalaman yang sangat besar dan prosesnya sangat kompleks," kata Albert. "Mulai dari booking hotel, pesan makanan, dan lain-lain itu bisa lewat Traveloka. Jadi saya berharap pengalaman umrah masyarakat ke depan lebih aman dan nyaman."

Lebih lanjut Albert pun menuturkan pihaknya siap meluncurkan purwarupa program ini pada akhir tahun 2019. "Dari Traveloka akhir tahun ini saya akan me-launch prototype. Supaya kita bisa pastikan jalan atau tidak dan kita bisa dorong (agar) lebih lancar," tuturnya.

Sementara itu Tokopedia mengaku siap membantu membangun umrah digital itu. Pasalnya selama ini Tokopedia pun sudah berpengalaman dengan berbagai layanan syariah.

Namun berbeda dengan Traveloka yang sudah percaya diri akan meluncurkan programnya pada akhir tahun, Tokopedia masih enggan buka-bukaan. Co-Founder Tokopedia Leontinus Alpha Edison mengaku ingin memastikan semuanya tuntas baru diluncurkan ke masyarakat. "Tunggu tanggal mainnya," ujarnya.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait