Gerindra Akui Incar Kursi Ketua MPR, PDIP: Tak Perlu Dimanjakan
Nasional

PDIP menilai Jokowi tak perlu memanjakan Gerindra dengan mengabulkan seluruh permintaannya, termasuk memberikan jatah kursi Ketua MPR, dengan alasan rekonsiliasi.

WowKeren - Pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada Sabtu (13/7) pekan lalu rupanya berbuntut ke berbagai hal. Salah satunya soal harapan Partai Gerindra untuk bisa menduduki kursi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Gerindra pun mengatasnamakan permintaan tersebut sebagai wujud rekonsiliasi kedua kubu.

Menanggapi permintaan tersebut, politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon pun angkat bicara. Ia berharap koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin tak tergoda untuk memanjakan Gerindra demi status rekonsiliasi bangsa.


"Saya kira cukup, kan kami bukan musuh, bukan perang," kata Effendi dalam sebuah diskusi bertajuk Ngebut Munas Parpol Jelang Kabinet Baru di d'consulate Resto, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7). "(Ini) hanya kontestasi lima tahunan semata, jadi tak perlu dimanjakan juga."

Effendi menilai Jokowi tak perlu mengakomodir kepentingan politik dari Gerindra tersebut. Ia justru meminta Jokowi untuk lebih fokus memperjuangkan platform Nawacita lima tahun ke depan.

"Jadi ini yang saya kira konsisten saja lah," katanya, dilansir dari laman Sindo News. "Pastilah sepanjang niat baik tak usah diakomodir sampai seluruh kebutuhannya. Akhirnya kita tak pernah konsisten."

Lebih lanjut, Effendi justru berharap supaya Prabowo dan Gerindra tetap berada di luar lingkaran pemerintahan Jokowi alias menjadi oposisi. Sebab, menurutnya, sistem demokrasi membutuhkan oposisi untuk memastikan mekanisme check and balances berjalan.

"Iyalah, biarlah di sana (Gerindra oposisi), wong berbeda kok kami," tutur Effendi. "Satu tahun kami beda dan berseberangan. Kasihan rakyatnya."

"Kami dengan PPP dan PKB juga tak semuanya sama, tapi kami ada kearifan bisa memahami, mengakui di mana posisi PKB dan PPP itu yang kami kedepankan," pungkasnya. "Bukan kemudian diakomodir, dimanjakan. Akhirnya kita tanya ini (arah) politiknya apa sih."

Sebelumnya Ketua DPP Gerindra Sodik Mujahid terang-terangan meminta agar kadernya bisa menduduki kursi Ketua MPR di periode kedua pemerintahan Jokowi. Sodik menilai hal ini bisa memperkuat rekonsiliasi yang terjadi antara kedua kubu. Apalagi karena kursi Ketua DPR akan diberikan kepada PDIP.

"Semangat rekonsiliasi pertama harus diwujudkan oleh para wakil rakyat anggota MPR, dari anggota DPR dan DPD, terutama oleh para pemimpin partai dalam menetapkan Ketua MPR." kata Sodik, Jumat (19/7). "Dengan semangat itu maka komposisi terbaik adalah Ketua MPR dari Gerindra, Ketua DPR dari PDIP, dan Presiden adalah Joko Widodo."

You can share this post!

Related Posts
Loading...