Presenter TVRI Tewas Dibunuh dan Ditemukan di Selokan, Tersangka Rupanya Teman Sendiri
Nasional

Jenazah presenter Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang bernama Abu Saila alias Aditya ditemukan di sebuah selokan pada Minggu (21/7). Polisi pun telah berhasil meringkus tersangka pembunuhnya.

WowKeren - Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Pariwisata Pemprov Sulawesi Tenggara sekaligus presenter Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang bernama Abu Saila alias Aditya ditemukan tewas pada Minggu (21/7). Jenazah Aditya ditemukan dalam sebuah selokan di Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonda, Kota Kendari.

Kondisi jenazah korban dipenuhi oleh luka tusukan, seperti pada bagian perut, dahi, hingga lengan. Korban sendiri telah dilaporkan hilang sejak Sabtu (20/7).


Menurut Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi, istri korban mengaku suaminya pamit membayar tagihan internet lewat mesin ATM pada Sabtu (20/7) sekitar pukul 20.00 WITA. Namun, Aditya yang kala itu mengendarai mobil Toyota Avanza tak kunjung pulang hingga Minggu (21/7) dini hari dan tak bisa dihubungi. Istri Aditya pun akhirnya melaporkan hal itu ke Polsek Baruga.

Terduga pelaku pembunuhan tersebut lantas telah berhasil diamankan oleh Tim Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Buser 77 Polres Kendari pada Minggu (21/7) sore. Terduga pelaku berinisial AS tersebut ditangkap di sebuah kamar indekos.

"Pelaku berinisial AS (29) warga BTN Medibbrata Dua, Kendari," terang Jemi. "Dan ditangkap di Jalan Abunawas, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Minggu (21/7/2019), sekitar pukul 16.45 WITA."

Menurut Jemi, AS mendatangi indekos tersebut untuk meminta uang kepada kekasihnya. Berdasarkan pengakuan AS, motif pembunuhan tersebut adalah rasa sakit hati terduga pelaku terhadap korban. Pasalnya, AS mengaku pernah dilecehkan oleh Aditya secara fisik.

"Motif pelaku membunuh korban karena adanya rasa dendam karena korban pernah melecehkan pelaku selama menjalin pertemanan," terang Jemi. "Soal dilecehkan bagaimana, kami masih selidiki lagi pelaku."

AS disebut telah merencanakan pembunuhan itu sebelumnya. AS sebelumnya menyiapkan senjata tajam berupa sebilah badik yang telah dibuang ke Teluk Kendari usai melakukan pembunuhan.

"Dari keterangan pelaku, dia menghabisi korban di sekitar Jalan Syekh Yusuf tak jauh dari ditemukannya korban saat itu," jelas Jemi. "Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku lalu melarikan diri dan membawa kendaraan korban ke Benubenua Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Kalau dilihat dari kronologi termasuk pembunuhan berencana."

You can share this post!

Related Posts
Loading...