Hasto PDIP Sebut Ketum PAN Zulkifli Hasan Rajin Bangun Koalisi dengan Megawati
Nasional

Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa partainya terus berupaya menjalin komunikasi dengan tokoh Parpol lainnya, termasuk Zulkifli Hasan.

WowKeren - Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) rajin menjalin komunikasi dengan Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP. Hal tersebut dilakukannya baik dalam kapasitas sebagai Ketum PAN maupun Ketua MPR.

"Selama ini Pak Zulhas dalam kapasitas sebagai ketua MPR," kata Hasto di DPP GMNI, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Senin (22/7). "Dan juga melekat sebagai ketua PAN memang rutin membangun koalisi politik dengan ibu Megawati Soekarnoputri."


Saat ini, PDIP sedang melakukan persiapan untuk menggelar kongres pada Agustus nanti. Meski demikian, PDIP tetap berupaya menjalin komunikasi dengan seluruh jajaran tokoh politik.

"Namun sekali lagi karena jadwal partai saat ini berkonsentrasi dengan persiapan kongres maka skala prioritas kami di situ," jelas Hasto. "Tentu saja silaturahmi dengan para tokoh itu sebagai hal yang dilakukan oleh PDIP."

Terkait penambahan partai koalisi, hal itu masih perlu dibahas lebih lanjut. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kursi menteri akan ditentukan oleh Joko Widodo alias Jokowi selaku presiden dengan membicarakannya bersama partai politik koalisi.

"Apakah koalisi akan diperkuat lagi dalam rangka konsolidasi ideologi membangun kekuatan gotong royong nasional," lanjut Hasto. "Itu akan dibahas Bapak Jokowi dengan ketua umum partai."

Sebelumnya, Zulhas enggan menanggapi pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais terkait pembagian kekuasaan 55 banding 45. Meski begitu, Zulhas sependapat dengan Amien yang akan memberikan kesempatan pada Jokowi untuk memimpin Indonesia lima tahun mendatang.

"Saya mengatakan kita dukung Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf dan kita doakan biar sukses memimpin kita," kata Zulhas di Jakarta, Senin (22/7). "Indonesia lebih baik dan itu cita-cita kita semua. Saya kira mirip-mirip."

You can share this post!

Related Posts
Loading...