Tugas Menangkan Jokowi-Ma'ruf Telah Rampung, TKN Resmi Dibubarkan Besok
Instagram/jokowimakrufamin
Nasional

TKN akan bertemu dengan Jokowi besok (26/7) dalam agenda silaturahmi dan pembubaran. Pertemuan tersebut sedianya digelar pada hari ini, namun diundur karena Ketua TKN dan Jokowi berhalangan hadir.

WowKeren - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-MA'ruf Amin akan bertemu dengan sang Presiden terpilih besok (26/7). Menurut Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Verry Surya Hendrawan, pertemuan tersebut digelar dalam rangka silaturahmi sekaligus pembubaran TKN sendiri.

"Insya Allah, besok para sekjen akan kembali bertemu bersama Pak Jokowi di hari Jumat, 26 Juli 2019 pukul 16.00 WIB," ungkap Verry pada hari ini (25/7). "Agenda silaturahmi dan pembubaran TKN."

Pertemuan TKN dengan Jokowi tersebut sedianya direncanakan pada hari ini, namun harus diundur. Pasalnya, Jokowi dan Ketua TKN Erick Thohir hari ini berhalangan hadir.

Verry mengungkap bahwa selain para sekjen parpol, pertemuan dengan Jokowi tersebut juga akan dihadiri oleh seluruh pengurus TKN. Mulai dari Ketua hingga juru bicara.


"Insyaallah pertemuan akan dihadiri (selain para Sekjen Parpol), juga dihadiri oleh para penasihat," terang Verry. "Ketua dan wakil ketua, bendahara dan wakil bendahara, direktur dan wakil direktur, koordinator pemenangan pemilu parpol, juru bicara, serta koordinator penugasan khusus."

Menurut Verry, TKN Jokowi-Ma'ruf resmi dibubarkan besok lantaran tugas utamanya telah terlaksana. Yaitu membawa Jokowi-Ma'ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024.

"Tugas utama TKN adalah memenangkan capres dan cawapres paslon 01, dan alhamdulillah telah diselesaikan dengan baik," jelas Verry. "Dengan demikian, secara de facto karena tugas telah selesai, maka TKN dibubarkan. Agar juga 'selesai' secara de jure."

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) itu menyebut bahwa usai TKN dibubarkan, maka para anggota akan kembali ke parpol masing-masing. Meski telah dibubarkan, mereka juga akan tetap mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Semua kembali ke parpol atau ormas masing-masing, walaupun tetap mendukung dan mengawal secara kritis terhadap jalannya pemerintahan ke depan," pungkas Verry. "Penugasan selanjutnya dalam format lain untuk mendukung pemerintahan, tentu saja menunggu arahan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024, Pak Jokowi dan Romo Kiai Ma'ruf Amin."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait