Pada 2013 lalu Brasil menggugat Indonesia di WTO akibat melarang impor daging ayam. Kasus ini pun berakhir dengan kemenangan Brasil yang mengharuskan Indonesia membuka keran impor dari negara tersebut.
- Elvariza Opita
- Rabu, 07 Agustus 2019 - 20:40 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, harga daging ayam di Indonesia sempat anjlok. Bahkan harga yang "terjun bebas" ini membuat sejumlah peternak nekat menjual murah atau bahkan membagikan ayam-ayamnya ke masyarakat sekitar.
Namun situasi ini seakan tak menjadi "cermin" bagi pemerintah. Sebab Kementerian Perdagangan (Kemendag) baru saja membuka kesempatan impor daging ayam dari Brasil. Kebijakan ini diambil untuk menyelesaikan sengketa dagang yang diadukan Brasil ke World Trade Organization (WTO).
"Intinya impor ke sini, itu harus ada. Karena tidak mungkin kita menyatakan tidak bisa," ujar Mendag Enggartiasto Lukita usai rapat di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (7/8). "Kalau kita melarang, melanggar ketetapan WTO, ya kita pasti salah."
Selain itu, tutur Enggartiasto, ada kemungkinan pihak Brasil menyerang balik ekspor Indonesia apabila kesempatan impor itu tidak dibuka. Kalau sampai terjadi, bukan tak mungkin langkah tersebut akan diikuti negara-negara lain.
Enggartiasto pun menekankan impor hanya diizinkan apabila ada permintaan dari dalam negeri. Oleh karena itu, Kemendag mengizinkan para importir untuk membawa masuk daging ayam dari Brasil.
"Kita juga harus lihat, kalau misalkan ada permintaan dalam negeri atau tidak," ujarnya, dilansir oleh Detik Finance. "Tapi kita buka kalau ada yang mau minta silakan saja."
"Kalau tidak (membuka kesempatan impor), ya mereka punya hak melakukan retaliasi dengan berbagai produk yang sama atau produk lainnya," imbuhnya. "Dan 19 negara lainnya akan ikut serta."
Lebih lanjut, Direktur Perundingan APEC dan Organisasi Internasional Kemendag Antonius Yudi Triantoro menyebut daging ayam impor dari Brasil tetap harus halal. Pihak Brasil pun akan bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) Kementerian Agama.
"Ada kerja sama, BPJH dengan otoritas di sana," jelasnya. "Jadi ada dua pihak untuk menjamin halal."
Untuk diketahui, Indonesia pernah digugat Brasil perihal penolakan impor daging ayam. Masalah ini pun dibawa ke WTO pada 2014 lalu dan Brasil memenangi gugatan pada 2017.
Namun Indonesia tak kunjung membuka keran impor tersebut. Alhasil Brasil kembali menyeret masalah ini ke WTO pada Juni 2019 lalu.
(wk/elva)