Rizal Ramli Ramal Ekonomi RI Bakal 'Nyungsep', Begini Respons Istana
Nasional

Rizal Ramli yang memprediksi pertumbuhan ekonomi RI hanya 4,5 persen di 2019 pun ditanggapi oleh pihak Istana melalui Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi, Ahmad Erani Yustika.

WowKeren - Mantan Meko Kemaritiman sekaligus ekonom senior, Rizal Ramli, memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2019 hanya mencapai 4,5 persen. Ia juga menyebut bahwa ekonomi RI akan "nyungsep" pada tahun 2019 ini.

"Ramalan" Rizal tersebut lantas ditanggapi oleh pihak Istana melalui Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi, Ahmad Erani Yustika. Menurut Ahmad, ekonomi RI masih bisa tumbuh di atas 5 persen pada tahun ini.


"Saya kira kalau pada kisaran 5,1 persen masih bisa dicapai oleh pemerintah lah ya," terang Ahmad dilansir detikFinance pada Selasa (13/8). Ia pun mengaku bahwa pemerintah kini tengah mengerjakan beberapa upaya demi mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut.

Salah satunya adalah perbaikan dari sisi penyerapan APBN. Lalu ada pula perbaikan neraca perdagangan yang meski belum memuaskan, tapi sudah menunjukkan perbaikan.

"Sampai sekarang memang masih defisit," ungkap Ahmad. "Tapi defisitnya sampai semester pertama ini masih lebih rendah dibandingkan tahun yang lalu."

Hal senada juga diungkapkan oleh ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira. Bhima menepis prediksi Rizal yang menyebut ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh 4,5 persen pada tahun ini.

"Wow, enggaklah kalau segitu (4,5 persen)," ujar Bhima pada Senin (12/8). "Over pesimistis kalau sampai di bawah 5 persen. Kita (INDEF) pasang target masih 5 persen."

Bhima mengakui bahwa prediksi INDEF tak mencapai 5,2 persen seperti yang telah ditargetkan pemerintah. Namun ia juga yakin bahwa pertumbuhan ekonomi RI tetap akan bertahan di angka 5 persen.

"Kalau target pemerintah memang enggak mungkin tercapai," pungkas Bhima. "Kalau target pemerintah 5,2 persen itu terlalu ambisius. Tapi kalau sampai di bawah 5 persen kelihatannya tidak ya."

Sebelumnya, Rizal Ramli menerangkan bahwa dirinya menyampaikan prediksi tersebut hanya untuk mengingatkan pemerintah agar bisa mengantisipasi. Namun Rizal menilai pemerintah selalu saja membantah dan mengaku perekonomian Indonesia masih baik.

"Bukan cari solusi gimana keluar dari masalah ini," tutur Rizal. "Malah sibuk membantah."

You can share this post!

Related Posts
Loading...