Soal Kabinet Jokowi, Roy Suryo Sebut Demokrat Khawatir Kursi Menkominfo Dikuasai Parpol
Nasional

Presiden Jokowi akan mengumumkan susunan Kabinet Pemerintahannya sebelum September. Dengan komposisi 55 persen non-parpol banding 45 persen parpol, kader Demokrat menilai kursi Menkominfo tidak boleh dikuasai parpol.

WowKeren - Diketahui jika Presiden Joko Widodo akan mengumumkan susunan Kabinet Pemerintahannya sebelum bulan September. Soal komposisi menteri pun sudah dirampungkan dan diketahui oleh para Ketua Umum (Ketum) partai pendukung.

Dengan perbandingan porsi untuk menteri dari kalangan profesional sebanyak 55 persen dan parpol sebanyak 45 persen. Lalu Jaksa Agung yang akan diisi oleh kalangan non-parpol.

Sedangkan untuk posisi kursi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) masih belum diketahui siapa yang akan menempatinya. Oleh karena itu, Anggota Komisi I DPR Roy Suryo yang juga pernah duduk sebagai menteri pemuda dan olahraga memberikan catatan untuk posisi Kemenkominfo.

Menurut Roy, sektor penting seperti Kemenkominfo harus terbebas dari kepentingan politik. Karena itu, kader partai Demokrat tersebut berharap agar nantinya Menkominfo tidak dipilih dari partai politik.


“Sektor komunikasi dan Informatika itu sangat strategis. Agar tidak ada kepentingan bisnis di baliknya, maka Menkominfo harus masuk porsi 55 persen dari profesional. Ini cukup merugikan jika diisi orang partai,” kata Roy kepada wartawan, Minggu (18/8).

Roy mengemukakan kekhawatirannya jika posisi Menkominfo diisi oleh figur politik. Menurutnya akan ada kemungkinan jika kementerian ini tidak bisa lepas dari kepentingan parpol yang dinaunginya nanti. Hal ini disebabkan Kominfo menguasai frekuensi publik.

“Jika sampai terindikasi punya kepentingan, tentu tidak akan fair nantinya. Apalagi Kominfo itu selaku regulator dari frekuensi milik ranah publik yang harus dijaga netralitasnya,” imbuh Roy.

Mantan Menpora itu juga sangan mengapresiasi Menkominfo, Rudiantara yang saat ini masih memimpin Kementerian Komunikasi dan Informatika. Terakhir, ia menambahkan jika kursi Menkominfo tersebut akan diganti oleh Presiden Jokowi paling tidak sosok penggantinya nanti harus memiliki pemahaman yang baik tentang komunikasi informatika. “Setidaknya paham soal-soal kebijakan dan dasar komunikasi & informatika,” pungkas Roy Suryo.

Sebelumnya, Mantan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Ma'arif sempat membocorkan jika Menkeu Sri Mulyani akan bertahan di kabinet pemerintahan Jokowi di periode kedua. Hal ini disampaikannya seusai bertemu dan berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait