Menteri LHK Tegaskan Asap Karhutla Tak Sampai Lintas Negara
Nasional
Darurat Kabut Asap Kalimantan

Sebelumnya, Malaysia mengklaim bahwa asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Indonesia telah merambah sampai ke negara jiran.

WowKeren - Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia disebut-sebut sudah menjalar ke negara tetangga. Salah satunya Malaysia yang mengeluhkan bahwa asap karhutla di wilayah Indonesia telah sampai ke negara mereka.

Terkait hal ini, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menegaskan bahwa tidak ada asap karhutla yang terpantau melintasi batas negara. Sebab, pemerintah terus melakukan langkah-langkah pemadaman di lapangan.


"Telah dipastikan bahwa hingga saat ini tidak ada asap lintas batas (Transboundary Haze) dari Indonesia ke Negara tetangga," kata Siti, Minggu (8/9). "Langkah pemadaman di lapangan terus dilakukan di semua tempat titik-titik kebakaran."

Tak hanya upaya pemadaman, penegakan hukum di sejumlah provinsi juga tengah digalakkan. Salah satu wilayah yang dimaksud adalah Kalimantan Barat. Di provinsi ini pemerintah telah menyegel sedikitnya 19 konsesi.

Selain itu, pihak KLHK juga tengah menyelidiki adanya unsur kesengajaan pada karhutla yang terjadi Kalimantan Tengah. "Di Jambi, Riau, dan Sumsel juga terus dilakukan pemadaman atas kerjasama pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha," ujar Siti.

Siti menuturkan bahwa pemerintah selama ini melakukan berbagai langkah koreksi untuk mengatasi karhutla. Langkah tersebut terbukti mampu mengatasi karhutla pada tahun 2016 hingga 2018. "Pemerintah juga akan terus bekerja keras menutupi celah-celah yang masih menjadi penyebab terjadinya kebakaran berulang di tahun ini," kata politikus NasDem tersebut.

Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail mengungkapkan rencana membuat hujan buatan. Hal tersebut sebagai langkah antisipasi kabut asap yang telah mulai menyelimuti sebagian wilayah di Malaysia.

Sementara itu, Wakil Menteri Energi, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Lingkungan dan Perubahan Iklim Malaysia, Isnaraissah Munirah Majilis mengatakan bahwa negaranya akan mengirim nota diplomatik. Mereka meminta agar Indonesia segera mengambil langkah untuk menangani masalah karhutla.

"Ini (nota diplomatik) akan dikirimkan secepat mungkin," kata Isnaraissah dilansir dari The Star, Senin (9/9). "Kami sedang dalam tahap akhir penyusunan draf."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts