Kisah hidup BJ Habibie sangat menarik untuk dijadikan pembelajaran hidup. Berikut perjalanan hidup BJ Habibie, hingga menjadi seorang panutan bagi masyarakat Indonesia.
- Sep 12, 2019
WowKeren - Habibie belajar tentang keilmuan teknik mesin di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (sekarang Institut Teknologi Bandung) pada tahun 1954. Hanya berselang 6 bulan atau pada 1955, beliau kemudian melanjutkan kuliah S1-nya di Rheinisch-Westflische Technische Hochschule Aachen untuk studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang,
Habibie berkuliah di Jerman tanpa bantuan beasiswa baik swasta maupun negeri. Demi meringankan beban orang tua dalam membiayai pendidikannya, Habibie memilih untuk tinggal jauh dari pusat kota dengan tempat tinggal yang memiliki fasilitas seadanya.
Beliau bahkan rela untuk berjalan kaki dari tempat tinggal ke kampus hanya demi menghemat biaya transportasi. Selain itu, selama menempuh S1 dan S2 di Jerman, beliau sempat dua kali dikira telah meninggal di Jerman selama masa itu. Namun jerih payah beliau akhirnya terbayar karena berhasil menyelesaikan pendidikan S1 hingga S3 meskipun menjalani pendidikan dengan biaya yang terbatas.
Habibie mendapatkan gelar Ing dari Technische Hochschule Jerman pada tahun 1960. Kemudian Habibie melanjutkan studi doktornya Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachen Jerman dan mendapatkan gelar doktor untuk bidang teknologi pesawat terbang pada tahun 1965 tepat pada usia 28 tahun.
(wk/putr)