Kualitas Udara Buruk Efek Karhutla, MDMC Siapkan Mobil Oksigen Untuk Warga Palangka Raya
Nasional
Darurat Kabut Asap Kalimantan

Kabut asap akibat karhutla di sejumlah wilayah menyebabkan kesehatan warga menurun. Karenanya Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Palangka Raya menyediakan mobil oksigen untuk warga yang tinggal di daerah terdampak kabut asap.

WowKeren - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia yang terjadi selama beberapa bulan terakhir telah menjadi isu nasional yang perlu ditangani dengan serius. Pasalnya, asap yang disebabkan karhutla itu dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan para warganya.

Sebagai wujudu kepeduliannya, PP Muhammadiyah melalui lembaga di bawahnya yaitu Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melakukan aksi sosial dengan mengadakan mobil oksigen. Ketua MDMC Palangka Raya, Aprie Husin Rahu, menerangkan jika kondisi masyarakat saat ini masih kesulitan mendapat udara bersih, baik di titik area kebakaran maupun di kota.


Bahkan banyak dari warga yang mengalami sesak napas akibat terpapar asap kebakaran yang tak henti-hentinya mengudara. "Kabut asap yang makin pekat membuat aktivitas sekolah diliburkan hingga tanggal 20 September mendatang," terang Aprie.

MDMC telah melakukan kegiatan sosial untuk wilayah-wilayah terdampak karhutla sejak bulan Juli lalu. Kegiatan yang dilakukan oleh MDMC Palangka Raya adalah dengan memberi masker gratis dan pemberian nutrisi menggunakan Mobil Oksigen ke area titik-titik api yang ditinggali oleh masyarakat.

Melalui mobil oksigen ini, sebanyak 10 orang relawan dari tim medis dan evakuasi MDMC Palangka Raya diturunkan untuk memberi bantuan kepada masyarakat untuk memberikan pelayanan dan bantuan untuk memadamkan api di titik-titik area kebakaran.

"Kita biasanya turunkan 10 orang relawan untuk berkililing menggunankan Mobil Oksigen mengalami lemas dan sesak napas," ujar Aprie. "Karenanya BPBD Palangka Raya meminta MDMC Palangka Raya untuk aktif di posko milik BPBD dalam satu komandonya. Relawan Muhammadiyah akan ditugaskan setiap 2 orang menempati posko kelurahan yang terdampak asap kebakaran dan melayani masyarakat terdampak."

Ketua MDMC PP Muhammadiyah, H. Budi Setiawan menerangkan jika relawan Muhammadiyah telah bergerak melakukan segala aksi sosial sejak awal terjadi karhutla. Seperti membagikan masker, membuat rumah oksigen keliling, pemberian makanan dan gizi tambahan, serta menerjunkan relawan bersama TNI untuk ikut serta membantu memadamkan kebakaran.

Pergerakan Relawan Muhammadiyah ini terjaring di sejumlah daerah terdampak karhutla, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Riau dan Jambi.

You can share this post!

Related Posts
Loading...