Ratusan Pelajar Ikut-Ikutan Datangi DPR Untuk Demo Karena Dapat Pesan Berantai
Twitter
Nasional

Menurut Kapolres Jakarta Pusat, Harry Kurniawan, massa pelajar yang mendatangi Gedung DPR RI pada hari ini (25/9) tidak memberi surat pemberitahuan sebelumnya.

WowKeren - Massa yang terdiri atas pelajar ramai-ramai mendatangi Gedung DPR RI pada hari ini (25/9). Para pelajar tersebut mengaku ingin mengikuti demo penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) meski tak tahu RUU mana yang akan ditolak.

Polisi lantas meminta agar para pelajar duduk berjajar di trotoar depan gerbang utama Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto. Pelajar yang berjumlah ratusan tersebut mengaku berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tangerang. Mereka pun diomeli oleh polisi.

Massa diketahui datang ke depan Gedung DPR sekitar pukul 12.30 WIB tadi. Para pelajar ini rupanya mengaku datang karena mendapat pesan berantai untuk mengikuti demo.

"Mereka saya tanyakan tujuannya ternyata mereka mendapatkan pesan berantai," jelas kata Kapolres Jakarta Pusat, Harry Kurniawan, di depan gerbang Gedung DPR pada Rabu (23/9). "Yang hari ini kami akan dalami dari mana pesannya untuk mereka datang ke DPR."

Menurut Harry, massa pelajar tersebut tidak ada yang tahu soal tujuan sebenarnya dalam menjalankan aksi di depan Gedung DPR. Pihak kepolisian akhirnya mengangkut para pelajar itu ke Polda Metro Jaya.


"Saya tanya mereka satu per satu tujuannya apa, mereka tidak ada yang tahu," terang Harry. "Semuanya sudah kita bawa ke Polda Metro Jaya, kita kumpulkan di Direktorat Binmas, nanti kita dalami karena mungkin dengan pendekatan Binmas bisa lebih mendalam."

Pihak kepolisian juga menemui bahwa sejumlah massa membawa besi dan petasan. Mereka masih mendalami motif para peserta aksi.

"Tadi kita temukan beberapa membawa besi, ada petasan kembang api, ada besi panjang juga," ungkap Harry. "Nanti kita dalami motifnya apa."

Menurut Harry, massa aksi yang datang ini tidak memberi surat pemberitahuan sebelumnya. Aksi juga dilarang dilakukan di depan Gedung DPR hari ini lantaran sedang ada pembersihan atas kerusakan yang timbul akibat demo mahasiswa pada Selasa (24/9).

Sementara itu, beberapa pelajar mengaku hanya ikut-ikutan teman mereka yang ingin melakukan aksi di depan Gedung DPR. Mereka juga mengaku mendapat pesan berantai dari grup WhatsApp dan media sosial.

"Mau ikut demo, RUU," ujar seorang pelajar laki-laki kepada polisi. "Pokoknya diajak ikut demo RUU, pokoknya RUU, dapat dari medsos."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait