Ribuan Ojol Bakal Demo Di DPR, Begini Tanggapan Gojek
Nasional

Sekitar dua ribu pengemudi ojek online akan berdemonstrasi di depan gedung DPR Jakarta. Senior Manager Gojek pun memberikan tanggapan serta beberapa imbauan.

WowKeren - Pasca disahkannya revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dan menguaknya isu beberapa Rancangan Undang-Undang (RUU) bermasalah, gelombang unjuk rasa terus terjadi di beberapa daerah, terutama di Jakarta. Rakyat yang umumnya merupakan mahasiswa itu menyuarakan aspirasinya di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar pengesahan UU KPK hasil revisi dan beberapa RUU bermasalah dibatalkan.

Bukan hanya mahasiswa, para pengemudi ojek online (ojol) pun berencana untuk melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR. Rencana itu diungkapkan oleh Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono. Ia mengatakan bahwa aksi yang akan dilakukan pada Jumat (27/9) besok itu akan melibatkan 2 ribu pengemudi ojol.

Menanggapi hal tersebut, Senior Manager Corporate Affairs Gojek Alvita Chen memastikan bahwa demonstrasi ojol nanti tidak ada kaitannya dengan start up tersebut. Pihak Gojek pun sudah mengimbau para ojol melalui driver blog dan pesan di aplikasi mitra driver agar selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi. Pihaknya pun meminta para ojol tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum.


"Berkaitan dengan ajakan penyampaian aspirasi ojek online yang beredar beberapa hari ini, dapat kami pastikan bukan merupakan informasi resmi dari Gojek Indonesia," kata Alvita yang dilansir Tempo pada Kamis (26/9). "Untuk seluruh masyarakat, pengguna dan mitra Gojek harap terus berhati-hati di jalan."

Selain itu, Gojek juga meminta kepada para ojol yang berdemonstrasi di DPR untuk tidak menggunakan atribut Gojek. Hal ini karena aksi tersebut tidak berkaitan dengan perusahaannya.

Sebelumnya, Presidium Garda yakni Igun meyakinkan bahwa unjuk rasa yang akan mereka lakukan tidak bermuatan politik. Akan tetapi, para pengemudi ojol akan menyampaikan pandangannya terhadap situasi yang terjadi saat ini. Ia pun berharap unjuk rasa yang bakal digelar pengemudi ojek online pada Jumat besok bisa berjalan lancar.

Sementara itu, demonstrasi di depan gedung DPR yang diikuti pelajar pada Rabu (25/9) berujung bentrokan dengan aparat hingga dini hari ini. Para pelajar dengan seragam sekolah dan pramuka memulainya dengan menyerang anggota polisi. Mereka datang ke DPR RI atas seruan "Pergerakan STM Se-Jabodetabek" setelah dua hari demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa terkait RUU KUHP dan revisi UU KPK.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait