Sebut Hidup Makin Susah, Massa Aksi Mujahid 212 Tuntut Jokowi Mundur
Nasional

Sebelumnya panitia aksi mengaku akan mengajukan 4 tuntutan dan mundurnya Jokowi bukanlah salah satunya. Selain itu, massa juga menuntut pembatalan RKUHP.

WowKeren - Aksi massa bertajuk "Mujahid 212 Selamatkan NKRI" tengah digelar di Ibu Kota. Perkumpulan ormas Islam itu menggelar aksi demi menyuarakan empat tuntutan terkait isu yang belakangan ini ramai disorot.

Untuk diketahui, pihak panitia mengaku akan menyuarakan empat tuntutan. Yakni soal demonstrasi mahasiswa, penanganan karhutla, tindakan represif aparat, serta kerusuhan Papua.

Namun tampaknya tuntutan massa bertambah. Pasalnya, dilansir dari CNN Indonesia, massa terdengar menuntut hal yang berbeda, yakni perihal pengunduran diri Presiden Joko Widodo dari posisinya.

Awalnya salah seorang orator dari atas mobil komando bertanya kepada massa aksi, apakah Jokowi sudah memberikan kesejahteraan bagi masyarakat selama memimpin sebagai presiden. Pertanyaan ini pun berbuah jawaban tidak yang disampaikan massa dengan kompak.

"Hidup kita tambah susah apa tambah baik di zaman Jokowi?!" seru orator, Sabtu (28/9). "Susaaaah!!!" balas massa.

Orator pun turut menyinggung soal maraknya kriminalisasi yang terjadi selama era pemerintahan Jokowi, terutama untuk kalangan ulama. Selain itu, orator juga menyoroti perihal berbagai legislasi tak jelas dan tak berpihak kepada masyarakat yang coba disahkan oleh DPR RI.


"Siap melawan?! Kita lawan segala produk RUU yang tak jelas!!" seru orator. Selain itu orator juga menyinggung soal penolakan RKUHP.

Melihat berbagai persoalan itu, orator lantas kembali bertanya kepada massa aksi, perihal apakah Jokowi harus mundur dari jabatannya atau tidak. "Pak Jokowi kita minta terus atau mundur?!" tanya orator. "Munduuuur!!!" sahut demonstran dengan keras.

Menurut orator, permintaan Jokowi untuk mundur bukanlah sekadar harapan para peserta aksi Mujahid 212. "Ini bukan sekadar harapan, ini harapan semua masyarakat Indonesia, saudara-saudara!" serunya.

Setelah itu massa diketahui menyanyikan yel-yel yang mendorong Jokowi untuk mundur dari jabatannya. "Mundur, mundur, ada yang mundur... Ada yang mundur di bulan Oktober," itulah sepenggal lirik yel-yel yang disuarakan massa.

Sebut Hidup Makin Susah, Massa Aksi Mujahid 212 Tuntut Jokowi Mundur

Twitter

Tak hanya menyuarakan tuntutan itu, massa tampaknya berniat untuk mengungkit kembali perkara Habib Rizieq Syihab. Hal ini terlihat dari adanya bendera sang Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) yang dikibarkan di tengah-tengah lautan massa.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait