Sosok Viral Pembawa Bendera Saat Demo STM Ternyata Diciduk Polisi, Ini Alasannya
Twitter/AmbonezYowmann
Nasional

Sosok LA menjadi buah bibir usai potretnya membawa Bendera Merah-Putih sambil berlari menghindari tembakan gas air mata dalam aksi demonstrasi beredar luas di media sosial.

WowKeren - Seorang pemuda berinisial LA sempat menjadi perbincangan di media sosial lantaran dikabarkan hilang seusai mengikuti demonstrasi di Gedung Parlemen pada Senin (30/9) lalu. LA sendiri menjadi buah bibir masyarakat setelah potretnya membawa Bendera Merah Putih kala tengah demo beredar viral.

Dalam foto tersebut tampak LA, yang terlihat memakai seragam selayaknya pelajar, berlari menghindari tembakan gas air mata. Di tangannya terdapat Bendera Merah Putih yang ia genggam erat-erat. Potret inilah yang kemudian menjadi viral di media sosial.

LA dikabarkan hilang sejak Selasa (1/10) kemarin. Kabar menghilangnya sosok ikonik tersebut pun menuai perhatian masyarakat, terutama di media sosial Twitter.

Namun belakangan tersiar kabar bahwa LA sudah ditemukan. Rupanya LA tengah berada di kantor polisi, tepatnya di Polres Metro Jakarta Barat. Beberapa sumber menyebut LA ditangkap dengan tuduhan melecehkan Bendera Merah Putih.

Menanggapi kabar tersebut, pihak Polres Metro Jakbar pun angkat bicara. Kasat Reskrim Polres Metro Jakbar, AKBP Edi Suranta Sitepu tak menampik bahwa LA memang tengah mereka amankan.


Kendati demikian, Edi membantah jika LA diringkus karena melecehkan bendera. Menurutnya LA ditangkap lantaran ikut merusuh dalam aksi tersebut.

"Iya betul, iya ada orangnya," kata Edi, Rabu (2/10). "Bukan karena masalah pelecehan bendera, tetapi karena ikut demo. Dia membuat kerusuhan saat demo, intinya itu."

Lebih lanjut, Edi pun menegaskan bahwa LA bukanlah pelajar walaupun ia tertangkap kamera mengenakan seragam. Menurutnya, LA sudah lulus sekolah. Tetapi memang ketika ditangkap, LA mengenakan celana seragam SMA/SMK.

"Dia pada saat ditangkap bukan pelajar, tetapi dia menggunakan celana abu-abu yang digunakan oleh anak STM," jelas Edi, dilansir dari laman Detik News, Kamis (3/10). "Dia baru lulus STM."

Edi mengatakan, LA sudah dua kali ikut dalam aksi demo, yakni pada 23 September dan 30 September 2019. Namun Edi masih enggan menjelaskan apakah kedua aksi ini dikoordinir atau tidak. "Nanti, nanti, masih ada penyelidikan," pungkasnya.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait