Puluhan Pelajar Ditangkap Polisi Usai Bikin Rusuh Di Medan
Nasional

Polisi telah menangkap puluhan pelajar yang membuat keonaran di Medan, Sumatra Utara usai terlibat aksi kejar-kejaran. Para siswa ini merusuh dengan masih menggunakan seragam sekolah.

WowKeren - Polisi telah menangkap puluhan pelajar yang membuat keonaran di Medan, Sumatra Utara pada Rabu (2/10). Para pelajar ini berhasil ditangkap setelah mereka membuat kerusuhan di kawasan Lapangan Merdeka Medan.

Para pelajar ini diketahui sejak siang hari telah berkumpul di Lapangan Merdeka Medan dengan masih mengenakan seragam sekolahnya. Aksi para pelajar yang berkumpul di titik tersebut telah diamati oleh pihak kepolisian.

Polisi yang telah memonitori gerak-gerik dari para pelajar ini akhirnya berusaha mendatangi dan melakukan pengamanan. Para pelajar ini justru terlihat marah dan malah melempari sejumlah polisi dengan menggunakan batu.

Polisi akhirnya melakukan pengejaran terhadap para pelajar tersebut yang melarikan diri ke arah Titi Gantung yang letaknya tak jauh dari Lapangan Merdeka Medan di sore hari. Para pelajar ini kembali melakukan tindakan anarkis dengan melempari Stasiun Kereta Api Kota Medan.

"Tapi tiba-tiba sore harinya, mereka masuk ke arah Titi Gantung dan melakukan perusakan dan berusaha membikin rusuh," jelas Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar. "Bahkan mereka juga melempari petugas."


Sonny W Siregar sendiri menjelaskan jika pihaknya telah mengintai kehadiran pelajar-pelajar tersebut yang dinilai mencurigakan sejak siang hari. Kini para pelajar tersebut akhirnya berhasil ditangkap oleh kepolisian setelah terlibat aksi saling kejar-kejaran.

Puluhan pelajar yang berhasil ditangkap tersebut disebutkan banyak dari siswa SMA. Walaupun begitu polisi juga berhasil menangkap pelajar perusuh yang masih duduk di bangku SMP. "Puluhan pelajar kita amankan, ada yang pakai seragam sekolah lengkap, bahkan ada juga yang sudah tamat atau tak sekolah lagi," terang Sonny.

Berdasarkan penangkapan tersebut, polisi telah menemukan berbagai barang bukti. Kepolisian menemukan ponsel yang setelah dicek termuat sejumlah pesan-pesan ajakan untuk membuat rusuh di Medan. Polisi juga menemukan sejumlah alat yang diduga akan digunakan untuk merusuh seperti batu, kunci T, hingga obeng.

Saat ini polisi masih mendalami kembali kasus ini dan berusaha menyelidiki motif dari para pelajar yang ingin merusuh tersebut. Setelah selesai menggali keterangan, para pelajar yang memang masih di bawah umur ini akan dikembalikan ke rumah mereka masing-masing.

"Sejauh ini, kita belum mengetahui motif aksi rusuh yang mereka lakukan," kata Sonny. "Kita akan dalami dan menyelidikinya. Kita juga imbau para pelajar pulang ke rumah masing-masing."

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait