Gerindra menilai kursi Ketua MPR harus mereka pegang demi keseimbangan politik di Parlemen. Pasalnya, jabatan Presiden dan Ketua DPR sudah dipegang oleh koalisi Joko Widodo.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 03 Oktober 2019 - 16:50 WIB
WowKeren - Perebutan kursi Ketua MPR kini semakin hangat. Salah satu pihak yang bersikeras untuk menduduki jabatan tersebut adalah Partai Gerindra.
Gerindra menilai kursi Ketua MPR harus mereka pegang demi keseimbangan politik di Parlemen. Pasalnya, jabatan Presiden dan Ketua DPR sudah dipegang oleh koalisi Joko Widodo.
Argumen Gerindra soal keseimbangan politik tersebut lantas dibantah oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Menurut Ketua Fraksi PDIP MPR, Ahmad Basarah, koalisi Jokowi sudah mengalah dan menyetujui permintaan Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) soal perubahan pimpinan MPR lewat revisi UU MD3.
Revisi ini membuat koalisi yang dulunya mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 mendapat posisi pimpinan MPR. "Ya kan kita sudah mengalah dengan menyetujui revisi UU MD3," jelas Ahmad usai rapat di Gedung DPR pada Kamis (3/10).
Ahmad menjelaskan bahwa dengan menyetujui penambahan pimpinan MPR, termasuk bagi parpol pendukung Prabowo-Sandi, PDIP serta koalisi Jokowi sudah terbukti tak ingin mengambil seluruh jabatan politik. Oleh sebab itu, Ahmad menilai bahwa niat baik mereka seharusnya disyukuri.
"Itulah bentuk dari kami ingin berbagi, ingin bersama-sama dengan partai-partai di luar koalisi Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin," ujar Ahmad. "Niat baik inilah yang harus disyukuri oleh kita bersama bahwa partai-partai di koalisi pendukung Pak Jokowi tidak ingin mengambil semua. Maka oleh karena itu disiapkanlah kursi pimpinan MPR dari seluruh partai politik."
Di sisi lain, calon Ketua MPR dari Partai Golkar, yakni Bambang Soesatyo, diketahui telah mendapatkan dukungan hampir setengah suara MPR. Namun, hal ini rupanya tak membuat Gerindra yang mencalonkan Ahmad Muzani tak gentar.
"Kita tetap akan maju, walaupun voting kita akan maju," kata Wakil ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Kamis (3/10). "Demi menghindari situasi The Winner takes it all, maka yang layak mendapatkan kursi Ketua MPR adalah Gerindra. Saat ini Presiden terpilih dan Ketua DPR terpillih berasal dari kubu politik yang sama. Maka wajar jika Gerindra mendapatkan kursi Ketua MPR sebagai langkah konkret dimulainya rekonsiliasi politik."
(wk/Bert)