Tanggapi 'Kemesraan' Mega-Prabowo, Surya Paloh Singgung Momen 'Melengos'
Nasional

Megawati terekam kamera membuang muka di hadapan Surya Paloh ketika pelantikan DPR, Selasa (1/10) kemarin. Situasi ini pun membuat banyak pihak menilai ada keretakan di tubuh koalisi pemerintah.

WowKeren - Terpilihnya Bambang Soesatyo sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI periode 2019-2024 turut ditanggapi oleh Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh. Secara spesifik, Paloh menyoroti semakin mesranya hubungan antara Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Untuk diketahui, Megawati dan Prabowo sudah terbukti berjasa besar dalam mengantarkan Bamsoet untuk menduduki kursi RI 5. Konsolidasi antara keduanya menjadi alasan utama Gerindra bersedia mengalah dan tak lagi mengotot mengusung Ahmad Muzani sebagai calon Ketua MPR.

Paloh pun menilai makin mesranya hubungan keduanya merupakan kabar baik. Lagipula, ungkapnya, pihak Golkar pun turut berkonsultasi dengannya terkait dengan posisi Ketua MPR tersebut.

"Airlangga (Ketum Golkar) konsultasi dengan saya. Pak Prabowo konsultasi dengan Mbak Mega, kan bagus," kata Paloh, Kamis (3/10). "Menurut saya kita ambil dulu dalam pemikiran yang positif. Sepanjang diniatkan untuk niat yang baik, kita harus menyambutnya."


Lebih lanjut, Paloh mengaku tak mengkhawatirkan posisi NasDem di tubuh koalisi pemerintah yang disebut-sebut terancam oleh kemesraan Gerindra dan PDIP. Menariknya, Paloh lantas menyinggung soal momen Megawati yang terekam kamera melengos di depannya saat pelantikan anggota DPR pada Selasa (1/10).

"Enggak (merasa terancam) juga. Kenapa kita terikat pada pemikiran yang cukup sempit," tegas Paloh, dilansir dari Detik News. "Bahkan kadang-kadang kita selalu suka hal-hal yang sensasional."

"Barangkali ketika Bu Mega lewat (di depan) badan saya, nggak nyapa saya dan viral," imbuhnya. "(Dan dianggap kami tidak akur), saya pikir tidak lah."

Di sisi lain, Ketua F-Gerindra Ahmad Riza Patria menyebut bahwa ada lobi antara Megawati dan Prabowo terkait dengan posisi Ketua MPR RI. Kedua tokoh nasional itu berkonsolidasi yang berujung pada kesediaan Gerindra "mengalah" dan memberikan kursi RI 5 kepada Bamsoet alih-alih Ahmad Muzani.

"Kami Fraksi Partai Gerindra sepakat dan setuju mengusung Bambang Soesatyo sebagai Ketua MPR RI periode 2019-2024. Terima kasih," ujar Riza tegas dalam sidang paripurna penetapan dan pelantikan Ketua MPR RI pada Kamis (3/10) kemarin.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait