Berbagai fakta mengenai pelaku penyerangan Menko Polhukam Wiranto akhirnya terus bermunculan. Tidak hanya pengguna narkoba, tersangka juga ingin ubah hukum Indonesia Ala ISIS.
- Wahyu
- Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:55 WIB
WowKeren - Penyerangan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto yang terjadi di Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10) telah menggegerkan publik. Berbagai fakta mengenai pelaku penyerangan Wiranto pun kini terus bermunculan.
Wiranto yang sedang melakukan kunjungan di salah satu pondok pesantren Pandeglang tiba-tiba diserang dan ditusuk oleh orang yang tidak dikenal. Penyerangan ini telah membuat Wiranto menderita luka tusukan di bagian perut, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto ikut mengalami luka tusukan di bagian punggung, dan juga Fuad yang merupakan ajudan Wiranto ikut terkena luka tusuk di bagian dada sebelah kiri atas.
Pelaku penyerangan terhadap Wiranto merupakan pasangan suami istri yaitu Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) dan Fitri Andriana (21). Kedua pelaku ini sudah diindentifikasi sebagai anggota jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi.
Salah satu tersangka yaitu Syahril Alamsyah alias Abu Rara diketahui pernah menjadi pecandu narkoba. Hal ini diceritakan oleh salah satu rekan Abu Rara yang bernama Alex. Abu Rara diketahui pernah mengkonsumsi narkotika jenis kurtak saat mengalami frustrasi karena rumah tangganya gagal.
Alex bahkan bercerita jika Abu Rara pernah menelan 12 butir pil kurtak dan menyundutkan api rokok ke kening berkali-kali didepannya. "Sampai hitam keningnya di sundutnya dengan api rokok setelah makan 12 butir kurtak. Itu di depanku," kata Alex, Kamis (10/10/2019).
Tak hanya sebagai pengguna narkoba, Abu Rara juga tidak menyetujui hukum yang berlalu di Indonesia saat ini. Abu Rara bercerita jika dirinya tidak menyukai seorang pemimpin kafir. Menurut cerita Alex, Abu Rara menginginkan sebuah kepemimpinan di Indonesia dilakukan layaknya ISIS.
"Sebelum meninggalkan Medan sekitar 2013, dia cerita kalau Abu Rara tidak suka pemimpin kafir," jelas Alex. "Dia bilang, hukum Indonesia tidak benar. Dia ingin kepemimpinan daulah seperti ISIS."
Alex melanjutkan jika sosok temannya tersebut mulai berubah setelah merantau di Malaysia. Abu Rara menjadi mulai berubah dan menjadi lebih taat dalam beribadah. Abu Rara bahkan juga sempat mengingatkan Alex untuk mau berubah ke jalan yang benar.
Alex pun tidak menyangka jika Abu Rara telah masuk dalam jaringan terorisme dan nekad menikam Wiranto. Walau begitu, Alex bercerita bahwa sebelumnya Abu Rara sempat memiliki rencana untuk berjihad ke Suriah. Abu Rara bahkan mengajak Alex untuk berangkat ke Suriah namun saran ini ditolak temannya.
"Dari Palu rencananya dia berangkat ke Suriah," cerita Alex. "Dia mengajak saya, lalu saya bilang dalam hati, biar di rumah ngapain kita jihad saja? Masak saya ninggalin istri dan anak? NKRI harga mati."
(wk/wahy)