Salah satu korban penusukan yang terjadi di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10) adalah Tokoh Ulama Fuad. Terkait kondisinya saat ini disebutkan sudah membaik. Fuad hanya menderita luka ringan di bagian dada atas dekat tangan kiri.
- Nidya Putri
- Jumat, 11 Oktober 2019 - 13:41 WIB
WowKeren - Menko Polhukam Wiranto telah diserang di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Wiranto diserang oleh SA alias Abu Rara yang diduga terpapar paham radikal ISIS.
Diketahui jika tak hanya Wiranto yang menjadi korban dalam peristiwa penusukan tersebut. Ada korban lain yang menjadi korban yaitu Fuad yang merupakan Tokoh Ulama Pandeglang, Kapolsek Menes Kompol Daryanto dan ajudan Danrem.
Kabar terbaru, dikutip Detikcom kondisi Fuad sudah membaik. "Kalau (Fuad) kemarin dah stabil dan bagus," kata Dirut RSUD Berkah, Firmansyah di Pandeglang, Banten, Jumat (11/10).
Firmansyah mengatakan Fuad mengalami luka ringan di bagian dada bagian atas dekat tangan kiri. Ada luka robek namun tidak dijahit oleh tim dokter. "Dia datang juga sudah bisa komunikasi," ujarnya.
Firmansyah mengatakan bahwa tim dokter sempat melakukan observasi pada Fuad. Namun setelah diobservasi rontgen dan diperiksa di laboratorium, Fuad dalam keadaan baik.
"Kemungkinan kondisi semakin membaik, karena saya instruksikan ke perawat kalau ada hal yang tidak diinginkan segera laporkan ke saya," papar Firman. "Sampai saat ini tidak ada laporan berarti semakin membaik."
Sementara itu, Kapolsek Menes Kompol Daryanto dirawat di RS Sari Asih karena tinggal di daerah Serang. Pemindahan perawatan dari Pandeglang ke Serang tersebut dilakukan atas permintaan keluarga. "Atas permintaan sendiri ke Sari Asih karena tinggal di Serang, di sana juga diobservasi takut ada hal yang tidak diinginkan," katanya.
Sebelumnya, Firman juga menginformasikan soal keadaan Wiranto yang mendapatkan luka tusuk di perut kiri bagian bawah. "Luka yang didapat itu di perut kiri bagian bawah," tutur Firman dilansir CNNIndonesia, Kamis (10/10). "Berdasarkan laporan. Memang tidak terlalu dalam."
Wiranto sendiri sempat diambil foto rontgen untuk memeriksa kondisinya. Hasilnya, luka Wiranto tidak terlalu parah. "Sudah kita tangani. Dalam kondisi baik," ujar Firman. "Di dada sebalah atas. Tidak ada luka tembus ke paru. Sudah kita rontgen." Luka tersebut sudah ditangani dengan melakukan operasi selama 3 jam di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.
(wk/nidy)