Pede, Ngabalin Klaim Dirinya Akan Dipakai Jokowi Lagi Di Periode Kedua Nanti
Nasional

Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin dengan percaya diri mengatakan bahwa dirinya akan kembali diminta oleh Presiden Jokowi untuk tetap berada di Istana di periode kedua nanti. Namun, ia mengaku belum tahu posisi apa yang akan didapatkannya nanti.

WowKeren - Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode 2019-2024 tinggal menghitung hari. Di periode kedua nanti disebutkan akan banyak terjadi perombakan pada pemegang kursi di pemerintahan.

Terkait perombakan tersebut, Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin percaya diri akan kembali diberi jabatan oleh Presiden Joko Widodo di periode kedua. Ia bahkan mengklaim jika dirinya telah diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk tetap berada di Istana.

"Kemarin sudah dikasih tahu Bapak Presiden untuk terus lanjut bersama Presiden," kata Ngabalin, Selasa (15/10). Namun, dirinya masih belum tahu apakah masih akan tetap menduduki jabatan sebagai Tenaga Ahli KSP atau ada jabatan lain yang disiapkan.

"Belum tahu, tapi Pak Presiden kemarin sudah kasih tahu saya untuk jalan saja, lanjutkan," ujar Ngabalin. Namun, Ngabalin mengaku jika dirinya siap membantu Presiden di jabatan apapun.


Namun ia yakin ia tidak akan naik jabatan menjadi menteri atau pejabat setingkat menteri. "Kalau (jabatan) lebih tinggi nanti HP dipegang ajudan jadi repot, saya mau biar setiap saat wartawan telepon saya bisa langsung jawab, bisa kita ketemu, ngobrol," paparnya. "Saya khawatir kalau pangkat lebih tinggi kita punya komunikasi terganggu."

Sebelumnya diketahui jika Ali Mochtar Ngabalin mulai masuk ke Istana pada Mei 2018 lalu. Pada saat itu, ia langsung mendapatkan posisi sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi KSP.

Deputi IV KSP Eko Sulistyo menyebut Ngabalin mempunyai tugas khusus, yakni memperkuat jaringan komunikasi pemerintah dengan kalangan pesantren dan organisasi masyarakat Islam di Indonesia. Adapun tugasnya yang lain adalah untuk memperluas penyebaran informasi mengenai pencapaian kinerja pemerintah.

Selain sebagai politisi, Ngabalin juga seorang mubaligh dan pimpinan pondok pesantren serta aktif sebagai dosen luar biasa di sebuah institut agama Islam. Ia juga menjabat Ketua DPP Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) serta menjabat direktur eksekutif di sejumlah lembaga nirlaba.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait