Ditolak Jerman, Muncul Petisi Dukung Ustaz Abdul Somad Ceramah Di Eropa
Instagram/ustadzabdulsomad_official
Nasional

Ustaz Abdul Somad mendapat penolakan di Jerman, bahkan WNI asal Jerman pun membuat petisi penolakan tersebut. Meski begitu, Ustaz Abdul Somad masih mendapatkan sejumlah dukungan untuk tetap berceramah di Eropa.

WowKeren - Ustaz Abdul Somad tengah dijadwalkan untuk memberikan ceramah di sejumlah kota di Eropa. Ustaz yang lahir di Sumatera Utara ini akan bertolak ke Jerman untuk menyampaikan ceramahnya.

Namun, sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Jerman telah menandatangani surat petisi yang berisi penolakan mereka terhadap kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS). Setelah sebelumnya mendengar kabar kunjungan Ustaz Abdul Somad ke Jerman.

Di sisi lain, ada sekelompok orang yang tetap mendukung kehadiran Ustaz Abdul Somad untuk tetap berceramah di Eropa melalui sebuah petisi di situs change.org. Petisi itu diberi judul "Izinkan UAS Ceramah ke WNI muslim di EROPA".

Hingga berita ini dibuat, petisi tersebut telah ditandatangani oleh 1.766 dari target 2.500 orang yang ditentukan. Petisi ini dibuat oleh Nurdevi Rasita. Dalam petisi tersebut menjelaskan bahwa orang-orang perlu mendukung Ustaz Abdul Somad untuk bisa berceramah di Eropa dan mengatakan jika ceramah yang disampaikan oleh UAS tersebut bukan bermaksud untuk menghasut dan menimbulkan perpecahan.


"UAS ke eropa untuk kepentingan ummat muslim yang ingin mendengar tausiyahnya bukan untuk menghasut," kata pembuat petisi tersebut. "Penolakan di Yogjakarta tetap tidak menggoyahkan ummat muslim Yogjakarta dan sekitar untuk hadir dan sudah terbukti tidak ada satu kalimat pun dari ceramah UAS yg bermuatan provokatif ke non muslim bahkan acara beliau ditambah dengan mengisi kuliah subuh di UID keesokan paginya (pasca tablig di Masjid Jogokariyan)."

Sebelumnya, jadwal Ustaz Abdul Somad di Frankfurt resmi batal. Namun, ada dua versi yang menyebut alasan UAS batal ceramah di salah satu kota di Jerman tersebut.

Di mana pada versi pertama, mengatakan jika pihak masjid yang membatalkannya. Sedangkan pada versi lainnya ada yang menyebutkan jika UAS sendiri yang membatalkan jadwalnya di Frankfruit.

Tak hanya itu, sejumlah kelompok WNI di Jerman pun turut mengajukan petisi untuk menolak kedatangan UAS ke masjid Indonesische Weisheits-und Kulturzentrum (IWKZ) Al-Falah. Tak hanya surat, mereka juga membuat petisi online berjudul "Penolakan UAS sebagai penceramah/pembicara di acara pengajian (Tabligh Akbar) di Jerman" yang hingga tadi pagi sudah ditandatangani oleh 1.628 orang dari jumlah target 2.500 orang di change.org.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait