Ledakan Pipa Pertamina Tewaskan 1 Orang, Polisi Telusuri Unsur Pidana
Nasional

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa penyelidikan dilakukan dengan melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi terkait insiden tersebut.

WowKeren - PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) menyatakan akan bertanggung jawab atas kerusakan akibat meledaknya pipa Pertamina yang ada di Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. KCIC juga akan melakukan evaluasi untuk perbaikan sistem dan metode kerja mereka.

Meski demikian, Polda Jabar akan terus melakukan penyelidikan terkait insiden kebakaran tersebut. Polisi ingin menelusuri ada tidaknya unsur pidana dalam insiden yang menewaskan seorang operator alat berat yang merupakan warga negara asing.

"Penyelidikan masih dilakukan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dilansir dari Detik, Jumat (25/10). "Dari tahap awal pascakejadian, kita melakukan proses penyelidikan."


Penyelidikan tersebut dilakukan untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam insiden itu. Pihak kepolisian pun juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari alat bukti. "Kenapa dilakukan penyelidikan, untuk mencari suatu kebenaran terkait tindak pidana atau bukan, nanti dicari alat buktinya," kata Truno.

Selain alat bukti, polisi juga akan meminta keterangan dari para saksi terkait kejadian itu. "Saksi-saksi yang diperiksa, yang diambil keterangan itu yang melihat dan merasakan kejadian tersebut," lanjut Truno.

Sebelumnya, PT KCIC telah menyampaikan permohonan maaf mereka atas kejadian tersebut. Mereka pun juga bersedia bertanggung jawab penuh untuk memulihkan keadaan. "Kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak yang berwajib untuk memulihkan keadaan segera dan memastikan kondisi di lapangan tidak terganggu," kata Direktur Utama PT KCIC Chandra Dwiputra melalui rilis seperti dilansir dari Pikiran Rakyat, Jumat (25/10).

Sementara itu, Pertamina mengaku pihaknya tidak mengetahui jika ada aktivitas pengeboran di sekitar wilayah tersebut. Sama seperti masyarakat, Pertamina mengaku pihaknya juga menjadi korban. "Pada kejadian ini, Pertamina juga sama menjadi korban dengan masyarakat karena kebakaran pipa yang terkena proyek tersebut," kata Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR III Dewi Sri Utami.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait