Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming telah bertekad maju ke Pilwakot Solo 2020. Ketua Dewan Projo Solo pun mengaku mendukung Gibran. Tak sampai di situ, ia pun memberikan pesan-pesan untuk putra sulung Jokowi tersebut.
- Nidya Putri
- Jumat, 25 Oktober 2019 - 13:26 WIB
WowKeren - Putra Sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming telah memutuskan untuk ikut maju dalam Pemilihan Wali Kota Solo pada tahun 2020. Keseriusannya itu membuat Ketua Dewan Pimpinan Cabang Projo Surakarta, Jawa Tengah, Tego Widarti menaruh perhatian terhadapnya.
Perempuan yang akrab dipanggil Wiwin itu berharap agar Gibran kelak menjadi pemimpin yang baik. "Saya bangga karena generasi muda ikut meramaikan Pilwakot Solo," ujar Wiwin dilansir Tempo, Kamis (24/10). "Harapan kami Solo lebih baik. Jadilah pemimpin yang bijaksana, selalu menjaga Kota Solo."
Tak hanya itu, Wiwin pun mendukung putra sulung Presiden Jokowi tersebut menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mendapatkan restu serta mendaftarkan diri menjadi calon Wali Kota Solo. Ia juga tak lupa menyampaikan pesan untuk Gibran.
Wiwin menyampaikan agar Gibran nantinya tak melupakan siapapun yang sudah berkontribusi membantu kemenangannya. Selain itu, Gibran juga harus paham siapa-siapa saja yang sudah berkeringat dan benar-benar mencintainya sebagai pemimpin.
"Jangan melupakan dari mana kita berasal," pesannya. " Maksudnya, jangan lupa kita berangkat dengan dukungan teman-teman yang berjuang membantu kemenangan."
Karena itu, Gibran perlu mengingat baik-baik partai maupun relawan yang telah membantu. Ayah Jan Ethes Srinarendra tersebut pun diwanti-wanti supaya tak mengecewakan pendukung yang sudah menaruh hati padanya. "Kamu akan berdosa kalau mengabaikan semuanya itu," tutur Wiwin.
Sebelumnya, Wiwin sempat menyatakan kekecewaannya terkait susunan kabinet baru Presiden Jokowi. Hal ini disebabkan absennya perwakilan Projo dalam kabinet tersebut.
Karena itu, Projo Solo mempertimbangkan kembali apakah akan mendukung Gibran di Pemilihan Wali Kota Solo 2020.“Kalau memang Gibran meminta kami untuk mendukung secara resmi kami tetap akan berhitung, tidak mau seperti yang kemarin,” ujarnya, Rabu (23/10).
Pernyataan ini senada dengan sikap terbaru DPP Projo, yang memproklamasikan dukungan untuk Jokowi pada 2013. Di mana Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menyatakan tugas organisasinya telah selesai dengan mendukung Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019.
Diketahui bahwa Gibran telah menemui Ketum PDIP Megawati di kediamannya. Dalam pertemuan tersebut, Gibran mengaku membahas banyak hal dengan Megawati selama satu jam. Pembahasan yang dilakukan keduanya seputar rencana Gibran maju menjadi calon wali kota di Solo.
"Saya sampaikan keadaan di Solo seperti apa, saya sampaikan keseriusan saya untuk maju," ucap Gibran. "Saya sampaikan juga bahwa karena saya sudah punya KTA PDIP saya sampaikan ke Bu Mega bahwa saya tidak akan maju lewat independen seperti yang dikatakan di Solo kemarin, itu tidak benar."
(wk/nidy)