Rombongan Kementerian PUPR Diserang Panah Saat Survei Jalan di Yakuhimo Papua
Nasional

Kedua korban tersebut sudah berada di UGD RSUD Dekai sejak Jumat (25/10) sore. Keduanya langsung mendapat penanganan intensif dari dokter dan tim medis RSUD Dekai.

WowKeren - Rombongan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Papua dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diserang oleh orang tak dikenal di Distrik Dekai, Kabupaten Yakuhimo, Papua, pada Jumat (25/10). Akibatnya, 2 orang anggota rombongan tersebut terkena panah dan mengalami luka berat.

Hal ini telah dikonfirmasi oleh Kepala BBPJN XVIII, Osman Marbun. "Dua orang dari rombongan Kementerian PUPR terluka saat akan melakukan monitoring dan evaluasi pekerjaan pembangunan jalan dan jembatan di ruas jalan Dekai – Kenyam," terang Osman dilansir Kompas.com pada Sabtu (26/10).

Kedua korban luka tersebut adalah Kepala Satker Wilayah V Puncak Jaya BBPJN XVIII, La Hanafi, serta staf PT Agung Mulia Iriana, Heri Agus Suprianto. Hanafi terkena panah di punggung atas hingga tembus ke paru-paru, ia juga terpanah di bagian paha. Sedangkan Heri terkena panah di bagian leher depan.

Menurut Osman, kedua korban tersebut sudah berada di UGD RSUD Dekai sejak Jumat sore. Keduanya langsung mendapat penanganan intensif dari dokter dan tim medis RSUD Dekai.

Osman menyebut kedua korban rencananya dievakuasi ke Jayapura hari ini. "Rencana pagi ini korban akan dievakuasi ke Jayapura dengan menggunakan pesawat Caravan yang sudah berada di Dekai," jelas Osman.


Awalnya, rombongan Kementerian PUPR tersebut berhenti di kali Bele KM 45 lantaran melihat ada truk mogok. Karyawan PT Agung Mulia pun memberikan bantuan. Setelah itu, rombongan justru dibuntuti orang dengan menggunakan motor karena ada karyawan PT Agung Mulia yang mengambil gambar warga.

"Sehingga HP karyawan tersebut diambil atau disita oleh masyarakat tersebut," jelas Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal. "Setelah menyita HP milik karyawan PT Agung Mulia kemudian rombongan karyawan melanjutkan perjalanan."

Setelah itu, rombongan memutuskan untuk berhenti dan kembali ke Denkai. Tiba-tiba, ada sekelompok orang menghadang kala kendaraan rombongan putar balik.

"Masyarakat tersebut langsung menyerang rombongan Karyawan PT Agung Mulia dengan menggunakan busur panah sehingga mengakibatkan 2 orang terkena panah," tutur Kamal. "Kemudian korban dilarikan ke RSUD Dekai."

Sementara itu, Kapolres Yahukimo AKBP Angling menyebut bahwa pelaku penyerangan rombongan Kementerian PUPR tersebut belum bisa dipastikan. Pihaknya baru melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari 4 orang saksi yang juga tergabung dalam rombongan tersebut. Mereka mengaku tidak mengenal para pelaku.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait