Tinggalkan BBM, Anies Baswedan Sebut Bus Baru TransJakarta Berbasis Listrik
Nasional

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap bus baru untuk TransJakarta akan berbasis listrik. Perubahan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemprov untuk membuat kualitas udara kota megapolitan itu bersih dari polusi.

WowKeren - Beberapa waktu yang lalu, masalah kualitas udara di Ibu Kota DKI Jakarta sempat menjadi sorotan. Pasalnya DKI Jakarta masuk ke dalam peringkat teratas dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Hal itu membuat pemerintah memikirkan berbagai cara untuk mengatasinya. Salah satunya dengan penggunaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan dan menekan emisi dari kendaraan berbahan bakar fosil (BBM).

Karenanya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan jika pengadaan baru TransJakarta akan meninggalkan bus berbasis mesin bakar. Dan akan diarahkan agar menggunakan bus listrik.

Hal ini dinilai Anies sebagai upaya dan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membuat udara kota megapolitan tersebut lebih bersih. Namun, ia masih belum bisa memberi kepastian terkait kapan kebijakan tersebut akan direalisasikan.


"Ke depan semua bus baru yang ada di DKI adalah bus dengan basis listrik," kata Anies di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (27/10). Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan jika pengujian dua jenis bus listrik tersebut hingga kini masih berlangsung.

Lebih lanjut, Syafrin menerangkan hasil uji coba sementara bus listrik MAB dan BYD cukup memuaskan. "Dari sisi operasional cukup handal ya," katanya. "Tetapi kami belum bisa uji coba di lajur (Transjakarta) karena plat nomor masih tanda nomor dari APM (Agen Pemegang Merek). Jadi harus dibalik nama dulu."

Diketahui, hingga saat ini bus TransJakarta yang sudah menggunakan tenaga listrik masih belum dipakai untuk mengangkut penumpang. Karena bus-bus tersebut masih dalam tahap uji coba. Terdapat tiga bus listrik yang tengah diuji coba seperti milik produsen Mobil Anak Bangsa (MAB) dan asal China, BYD.

Sebelumnya, PT TransJakarta telah melakukan studi banding ke berbagai negara untuk mengkaji soal armada berbasis listrik tersebut. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Tim dari TransJakarta baru saja kembali dari beberapa negara. Mereka melakukan review atas kualitas-kualitas bus listrik yang bisa kita gunakan," ujar Anies di acara karnaval Jakarta Langit Biru, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/10). "Jadi, yang pasti, semua bus baru, kita akan menggunakan yang berbasis listrik. Itu komitmen kita."

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait