Amien Rais sempat mengancam akan menjewer para menteri yang tidak baik dalam bekerja. Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD justru mengatakan bahwa ia akan menemui Amien Rais.
- Wahyu
- Senin, 28 Oktober 2019 - 14:54 WIB
WowKeren - Amien Rais baru-baru ini mengeluarkan pernyataannya mengenai kabinet yang baru dibentuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pernyataan tersebut, ia mengungkapkan masih akan menahan diri untuk mengkritik Kabinet Indonesia Maju itu.
Meskipun begitu, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mengancam akan menjewer para menteri yang tidak baik kinerjanya 6 bulan pertama. "Kalau ternyata sudah enam bulan ternyata tidak bisa apa-apa nanti kita buat perhitungan. Jangan belum apa-apa ini (dianggap) kabinet yang tidak profesional, kabinet karut marut, kabinet yang membuat banyak problem tidak nendang, dan lain-lain," katanya.
Menariknya, Amien mengatakan bahwa ia akan menjewer menteri yang tidak baik dalam bekerja enam bulan ke depan. "Kalau jelas tidak bermutu tidak sesuai dengan cita-cita apalagi dengan yang dijanjikan maka mengapa kita tidak lantas mengambil peran yang lebih nyata lagi supaya dijewer kalau sampai tidak deliver artinya tidak melaksanakan janji-janjinya," kata Amien Rais.
Menanggapi kritikan tersebut, Menko Polhukam Mahfud MD merespon dengan santai. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu bahkan mengaku bahkan akan menemui Amien Rais agar dijewer. “Nanti saya mau ketemu Pak Amien Rais biar dijewer kali ya,” kata Mahfud MD yang tengah mengunjungi Universitas Islam Indonesia (UII) Jalan Cik Di Tiro, Kota Yogyakarta, Senin (28/10).
Pernyataan Mahfud MD tersebut lantas disambut gelak tawa para wartawan. Sementara itu, Mahfud sendiri berkunjung ke UII untuk meminta izin bertugas sebagai menteri. “Saya datang ke sini seperti minta izin kepada pimpinan UII kepada Pak Suharsono selaku Ketua Umum Yayasan Badan Wakaf,” katanya.
Di sisi lain, Amien juga mengatakan bahwa ia merestui Prabowo Subianto, Calon Presiden yang dulu diusungnya menjadi Menteri Pertahanan. Ia mengatakan bahwa Menhan merupakan jabatan strategis. Oleh sebab itu, Amien meminta agar masyarakat memberi kesempatan pada Ketua Umum Partai Gerindra itu untuk membenahi pertahanan negara dari pengaruh-pengaruh asing.
"Kalau saya bapaknya Prabowo, saya merestui," tutur Amien Rais. "Saya enggak merestui, tidak menolak, tidak melawan juga."
(wk/wahy)