Seleksi CPNS 2019 Segera Dimulai, Intip Bocoran Soal Dari BKN
Nasional

Edaran resmi terkait pelaksanaan seleksi CPNS 2019 sudah diteken oleh MenPAN-RB Tjahjo Kumolo. Bakal dimulai pada 11 November mendatang, tes CPNS 2019 akan melalui 3 tahapan, yakni TKP, TIU, dan TWK.

WowKeren - Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 yang sudah dinantikan banyak pihak sudah menemui titik terang. Pasalnya pada 11 November 2019 mendatang seleksi akan resmi dimulai.

Seperti tahun sebelumnya, seleksi CPNS 2019 juga melewati tiga tahapan. Yakni seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Terkait dengan tahapan seleksi yang harus dilalui itu, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Karo Humas) Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan pun angkat bicara. Menariknya, Ridwan lantas memberikan sedikit bocoran terkait dengan soal-soal yang akan diujikan dalam seleksi.

Menurut Ridwan, 80 persen dari soal di tes SKD CPNS 2019 tak akan jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Dan seperti tahun lalu pula, SKD CPNS 2019 akan dibagi dalam tiga sub bagian, yakni Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).


Namun ada satu hal yang membedakan SKD CPNS 2019 dengan tahun sebelumnya. Yakni keberadaan soal tentang pencegahan radikalisme pada tes tahun ini. Diketahui soal ini tak muncul di tes tahun lalu.

"Mungkin nanti soal radikalisme masuk di sana, tahun lalu kan belum ada," ujar Ridwan pada Sabtu (19/10) lalu. "Karena ini perlu, karena kan beberapa teman kami PNS ada yang terpapar radikalisme. Mungkin itu bisa masuk."

Kisi-kisi yang diberikan pun tak berakhir sampai di situ. Menurut Ridwan, para pelamar sebaiknya fokus mempersiapkan diri menghadapi soal TKP. Sebab, bercermin dari tes CPNS 2018, para peserta memang mengeluhkan soal-soal TKP.

TKP sendiri menguji kepekaan sosial budaya, pelayanan publik, kreativitas dan inovasi, profesionalisme, hingga jejaring kerja si calon PNS. Menurut Ridwan, tes ini isi soalnya banyak yang menjebak, bahkan tidak ada kata salah di tiap soal. Untuk mengerjakannya, Ridwan pun menyarankan agar para peserta berpikir selayaknya sudah menjadi PNS.

"Ini tuh rentang nilai 1-5 nggak ada nilai salah, benar, lebih benar, dan paling benar, kayak tes psikologi," jelas Ridwan, dilansir dari Detik Finance. "Prinsipnya adalah saat ngerjain itu kita harus punya mindset kita sudah jadi PNS."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait