Pemerintah telah mengucurkan dana sebesar Rp 147 miliar untuk mengadakan 101 unit mobil dinas bagi para menteri dan pejabat setara. Mobil hybrid pabrikan Toyota itu sedianya mulai digunakan pada November mendatang.
- Elvariza Opita
- Selasa, 29 Oktober 2019 - 18:31 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu bergulir wacana pengadaan mobil dinas baru untuk jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju. Tak tanggung-tanggung, dana sebesar Rp 147 miliar pun digelontorkan demi merealisasi rencana tersebut.
Kini kendaraan-kendaraan mewah itu sudah siap dibagikan kepada para penerimanya. Sekretaris Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg), Setya Utama, menyebut mobil dinas baru siap dipakai pada November 2019. "Kemungkinan pertengahan November, agar bisa bersamaan menyerahkannya," ujar Setya, dilansir CNBC Indonesia.
Menurut Setya, dana Rp 147 miliar itu dikucurkan demi membeli 101 unit mobil. Saat ini seluruh kendaraan tersebut sedang dalam pengecekan. "Sedang dalam pengecekan dan penyelesaian administrasi," kata Setya.
Di sisi lain, pilihan pemerintah untuk mobil dinas baru para menteri jatuh kepada Toyota Crown 2.5 HV G-Executive sebanyak 101 unit. Mobil hybrid berjenis sedan itu sendiri menggantikan Toyota Crown Royal Saloon yang sudah digunakan anggota kabinet selama beberapa tahun terakhir.
Namun rupanya mobil-mobil dinas itu tak hanya diberikan untuk para menteri. Dilansir dari Kompas, mobil-mobil tersebut juga akan digunakan oleh pimpinan parlemen, seperti pimpinan MPR, DPR, dan DPD periode 2019-2024.
Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan, pun mengaku sudah mencoba mobil dinas tersebut. Menurutnya, mobil itu tak ubahnya kendaran kebanyakan yang pernah dikendarainya. Bahkan ia sempat berseloroh, menyebut mobil berharga selangit itu "lebih buruk" daripada miliknya pribadi.
"Saya cobain, biasa aja. Mobil saya lebih bagus dari ini," ungkap Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/10). "Saya pikir biasa, standar ya, menurut saya sih biasa saja."
Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsudin pun mengaku telah menjajal kendaraan barunya tersebut. Ia mengaku tak terlalu menaruh perhatian pada fasilitas yang disertakan dalam mobil tersebut. Sebab, yang terpenting baginya adalah air conditioner kendaraan bisa berfungsi.
"Sampainya sudah dari hari Minggu (jadi sudah saya pakai)," kata Azis. "Ya namanya mobil dipakai aja ya kan. Yang penting AC, kan gitu."
(wk/elva)