Wasekjen PBNU Sebut Habib Rizieq Berhak Pulang ke Indonesia
Nasional

Wasekjen PBNU Isfah Abidal Azis membuat video yang menyatakan bahwa Imam Besar FPI Habib Rizieq berhak untuk pulang ke Indonesia. Video yang diunggah di Youtube itu lantas menjadi viral di dunia maya.

WowKeren - Isu soal kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq kembali menjadi perdebatan di berbagai kalangan. Hal ini kembali menjadi perdebatan setelah ditunjuknya Prabowo sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) di Kabinet Indonesia Maju.

Bahkan Persaudaraan Alumni (PA) 212 sempat menagih janji Prabowo Subianto untuk memulangkan Habib Rizieq ke Indonesia. Setelahnya, mereka pun menyatakan mampu untuk membawa pulang Imam Besar FPI tersebut meski tanpa bantuan Prabowo.

Salah satu pihak yang turut buka suara soal pemulangan Habib Rizieq adalah Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), Isfah Abidal Azis. Ia bahkan membuat video yang menyatakan bahwa Imam Besar FPI tersebut berhak untuk kembali ke Indonesia.

Video tersebut telah tersebar di media sosial dan menjadi viral di kalangan netizen. Video yang diunggah oleh akun YouTube @Viral NU pada 28 oktober 2019 itu telah ditonton ribuan kali dengan judul "VIRAL !! PBNU DUKUNG KEPULANGAN HABIB RIZIQ SIHAB !!"

Dalam video tersebut, Isfah menjelaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) mengenal tiga konsep persaudaraan, yakni ukhuwah islamiyah, persaudaraan yang dibangun atas dasar nilai dan prinsip-prinsip islam. Kemudian, Ukhuwah wathaniyah persaudaraan yang dibangun atas dasar nilai dan prinsip prinsip kebangsaan dan Ukhuwah Basyariyah persaudaraan yang dibangun berdasarkan prinsip dan nilai kemanusiaan.


"Dari sisi ukhuwah islamiyah, persaudaraan keislaman, maka kami berpendapat bahwa saudara kami al Habib Muhammad Rizieq bin Shihab berhak untuk pulang dan kembali ke indonesia, itu yang perlu saya sampaikan," katanya.

Namun, Isfah mengatakan jika video tersebut adalah pendapat pribadinya dan tidak mengatasnamakan PBNU. "Kalau sikap resmi PBNU, tentunya yg dikeluarkan dan disampaikan oleh Rais Aam atau Ketua Umum PBNU, atau yang ditugaskan untuk menyampaikan," kata Isfah dilansir CNNIndonesia, Rabu (30/10).

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan jika video tersebut tak ada kaitannya denga kepentingan politik NU. "Itu bukan dukungan untuk Rizieq, menurut saya Rizieq berhak pulang, WNI, muslim dan dari sisi persaudaraan," katanya.

Soal alasan mengapa Isfah membuat video tersebut sekarang, sayangnya ia enggan untuk menjelaskan. "Enggak apa-apa dong, bisa kapan saja, ini hanya persaudaraan," katanya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait