Pemerintah kembali menggelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Tahun 2019. Dalam acara tersebut, Ketua MPR Bambang Soesatyo turut memberi sambutan. Dalam sambutannya, ia membahas soal pelajar yang menyukai budaya K-Pop daripada Indonesia.
- Nidya Putri
- Rabu, 30 Oktober 2019 - 11:56 WIB
WowKeren - Ketua MPR Bambang Soesatyo menerima para pelajar yang merupakan peserta putaran final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Tahun 2019, di Gedung Nusantara V MPR, Jakarta, Selasa (29/10). Dalam acara tersebut, ia pun memberi sambutan dan juga pidato.
Dalam sambutannya tersebut, Ketua MPR yang kerap dipanggil Bamsoet itu mengingatkan para pelajar agar tak terjerumus dalam efek negatif modernitas globalisasi yang bisa menghilangkan identitas dan jati diri sebagai manusia Indonesia," ujar Bamsoet.
Derasnya arus informasi teknologi dan gegap gempitanya media sosial, di satu sisi membawa keuntungan, namun di sisi lainnya juga mendatangkan malapetaka," sambungnya. Tak hanya itu, Bamsoet juga turut menyinggung budaya Korea yang tumbuh subur di Tanah Air.
Hal ini seolah-seolah para fans budaya ini kehilangan daya cipta, rasa, dan karsa sebagai manusia Indonesia. Dan hal tersebut tidak boleh dibiarkan untuk berlarut terus menerus. "Sangat ironis jika kini banyak pelajar yang lebih menyukai budaya K-Pop, Harajuku, dan lainnya, ketimbang mengusung budaya Nusantara," katanya.
Selanjutnya ia juga membahas soal perenungan kembali terhadap nilai-nilai Sumpah Pemuda. Hal ini dapat meneguhkan tekad kita semua, utamanya para pelajar untuk berjuang mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan karya.
"Sumber daya manusia yang berkualitas dan sistem pendidikan yang bermutu merupakan sebuah keniscayaan dalam memajukan sebuah bangsa. Keduanya saling berkaitan erat," jelas Ketua MPR tersebut. "Atas dasar itulah para pendiri bangsa kemudian merumuskannya dalam Pembukaan UUD 1945 agar semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa senantiasa melekat dan selanjutnya dapat digulirkan dari generasi ke generasi."
Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI sudah berjalan 11 tahun dimulai sejak tahun 2008. Putaran final yang dilangsungkan kemarin diikuti oleh 34 SMA/sederajat yang telah lolos seleksi dan mewakili masing-masing provinsi. Dalam forum tersebut, turut hadir Wakil Ketua MPR Syarief Hasan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Wakil Ketua MPR Asrul Sani.
"Sebagai rumah kebangsaan, melalui kegiatan LCC ini MPR RI berusaha menanamkan pemahaman tentang Pancasila sebagai ideologi negara, konstitusi UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," pungkas Bamsoet.
(wk/nidy)