Tanda Kembali Mesra, Menkes Terawan Datangi IDI Untuk Gelar Rapat Tertutup
Nasional

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan mendatangi kantor PB IDI hari ini (30/10). Dalam pertemuan yang tertutup tersebut kedua belah pihak membicarakan banyak hal, salah satunya soal keanggotaan IDI Terawan yang sempat dicabut.

WowKeren - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto tampak mendatangi kantor Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) di Jalan Dr GSSJ Ratulangi Menteng Jakarta Pusat, Rabu (30/10). Meski sempat mendapat surat penolakan, kedatangan Terawan tersebut justru disambut oleh jajaran pengurus IDI.

Didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Pribadi, kedua belah pihak kemudian langsung melakukan rapat secara tertutup. Kunjungan ini merupakan blusukan ketiganya setelah sebelumnya mengunjungi kantor BPJS Kesehatan pada Jumat (25/10), dan mengunjungi kantor BKKBN pada Senin (28/10).

Setelah melakukan pertemuan tertutup selama kurang lebih satu jam tersebut akhirnya Menkes Terawan dan Ketua IDI, Dr. Daeng M Faqih, SH, MH tampil ke media untuk melakukan konferensi pers bersama. Menariknya selama konferensi pers berlangsung keduanya tampak terus bergandengan tangan tanda memperlihatkan keharmonisan.


Di sela-sela wawancara pun, Menkes Terawan pun menanyakan soal keanggotaan IDI-nya kepada Dr. Daeng. "Saya sebagai Menteri Kesehatan saja anggota IDI bagaimana... (Keanggotaan IDI) Saya belum dicabut kan ya?" tanya Menkes Terawan sembari melirik Dr. Daeng yang sontak memecahkan tawa.

Selain itu, ada beberapa hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut selain mempererat hubungan persahabatan yang sempat renggang. "Bertemu bersama saudara sekandung yang saling bercengkerama bersama-sama, yang nyaman-nyaman saja saling membantu," ujarnya. "Jadi sesuai sumpah dokter itu kami itu bersaudara, ya. Jadi apa yang kami bicarakan, ya pembicaraan keluarga. Saya, dengan beliau selalu ketua IDI, dan saya selaku pelayan beliau, sebagai menteri kesehatan kan pelayan, melayani, apa keinginan beliau, apa yang harus saya wadahi."

Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa terjadi gesekan antara IDI dan pemerintah setelah Presiden Jokowi menunjuk Terawan sebagai Menteri Kesehatan. Bahkan Majelis Kehormatan Etik Kedokterteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) diberitakan telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada Presiden Jokowi dengan menolak Terawan sebagai Menteri Kesehatan. Terawan dikatakan dalam proses mendapatkan sanksi dari IDI karena praktik 'cuci otak' yang ia jalani.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait