Insiden perusakan Stadion Gelora Bung Tomo berawal dari kekecewaan suporter Persebaya karena tim tersebut tak berhasil menaklukkan PSS Sleman dalam laga yang digelar pada Selasa (29/10).
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 30 Oktober 2019 - 16:22 WIB
WowKeren - Laga Persebaya versus PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Selasa (29/10) diwarnai kerusuhan suporter. Polda Jatim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki pelaku perusakan tersebut.
"Tadi siang jam 11.00 WIB, Dirkrimum Polda Jatim telah melakukan observasi dan sekaligus olah TKP di sana," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (30/10). "Untuk mendapatkan hal-hal yang berkaitan dengan perusakan."
Selain melakukan olah TKP, Barung mengatakan bahwa pihaknya juga memeriksa video dokumentasi ketika pembakaran stadion terjadi. "Kedua, visual yang berkaitan sudah kita lakukan pengumpulan untuk kita jadikan bukti. Kita masih observasi dan perlu visual," imbuhnya.
Barung mengungkapkan bahwa Kapolda Jatim Irjen Luki merasa prihatin dengan insiden tersebut. Selama ini, hubungan antara Polda Jatim degan para suporter boleh dibilang masih terjalin baik. Meski demikian, jika memang nantinya terbukti ada suporter yang melakukan pelanggaran hukum maka polisi tak akan ragu untuk bertindak tegas.
"Apa yang terjadi semalam kerusakan di stadion GBT Surabaya, Kapolda Jatim Irjen Luki menyampaikan melalui kami, jika beliau prihatin terhadap kejadian ini," tutur Barung. "Walaupun hubungan Polda dan seluruh suporter baik adanya. Tetapi Ini menyangkut tentang perusakan dan tindak pidana."
Sebelumnya, insiden perusakan GBT sempat membuat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa prihatin. Melalui akun Instagram resminya, Khofifah menyayangkan kejadian tersebut. Ia mengaku sedih dengan ulah para suporter yang tidak bertanggung jawab. Sebab walau bagaimanapun juga, stadion adalah salah satu fasilitas umum yang dibangun dengan uang rakyat.
"Jangan tanya perasaan saya melihat ini? Saya sangat sedih dan prihatin. Stadion ini dibangun pakai uang rakyat. Seharusnya dijaga, bukan dirusak," tulis Khofifah di akun Instagram miliknya, Rabu (30/10). "Kalah menang dalam pertandingan itu hal biasa. Karena yang terpenting dalam sebuah pertandingan olahraga itu adalah sportivitas."
(wk/zodi)