NasDem Undang Anies Baswedan ke Kongres, Persiapan Sambut Pilpres 2024?
Twitter/aniesbaswedan
Nasional

Ketum NasDem, Surya Paloh, sempat menyampaikan wacananya untuk mengusung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam Pilpres 2024. Isu itu kembali dibicarakan usai NasDem kedapatan mengundang Anies di kongres.

WowKeren - Arah politik Partai Nasional Demokrat memang semakin sulit diprediksi. Seperti akhir-akhir ini NasDem kian gencar menyambangi markas partai-partai yang semula beroposisi dengannya.

Kali ini publik kembali dibuat heboh dengan rencana NasDem mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam kongres partai mereka. Padahal, seperti diketahui, Anies bukanlah kader partai yang diketuai Surya Paloh tersebut.

Diundangnya Anies pun seolah membuka kembali ingatan publik atas wacana pengusungan sang gubernur di kancah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Niatan itu pernah disampaikan oleh Paloh usai keduanya menggelar pertemuan beberapa bulan silam.

Terkait hal ini, bantahan pun langsung disampaikan oleh Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago. Menurutnya undangan untuk Anies ke acara yang digelar pada 8-11 November 2019 mendatang itu dalam kapasitas sebagai Gubernur DKI Jakarta. Pasalnya kongres tersebut digelar di Jakarta International Expo.

"Pak Anies kan Gubernur DKI kemudian acara kongresnya di DKI, di JIExpo dan mengundang hampir sekitar 3000-5000 orang," kata Irma, Sabtu (2/11). "Masa iya kita enggak mengundang gubernur?"


Menurut Irma, sedianya Anies juga akan memberikan sambutan dalam gelaran kongres tersbeut. "Diundang dan memberikan sambutan, saya kira sebagai kepala daerah," jelasnya, dilansir dari CNN Indonesia.

Irma pun kembali menegaskan, tak ada tujuan politik lain di balik undangan terhadap Anies tersbeut. Termasuk soal kemungkinan membicarakan perihal pencalonan Anies di Pilpres 2024.

Menurutnya terlalu dini bila Pilpres 2024 dibicarakan sejak sekarang. Dunia politik, ungkap Irma, diketahui sangat dinamis sehingga besar kemungkinan berubah dalam waktu dekat.

"Masih jauh (bicara Pilpres 2024), dalam satu tahun ke depan saja paradigma politik mungkin saja berubah-ubah, jadi belum bisa kita lihat sekarang," ujarnya. "Ini belum bisa, sebulan ke depan saja bisa berubah apalagi lima tahun."

Kendati demikian, Irma tak menampik bila pengundangan Anies di kongres tersebut juga demi mengakrabkan kedua pihak. Khususnya dalam mendukung beberapa kebijakan Anies di Ibu Kota.

Di sisi lain, rupanya tak hanya Anies yang diundang oleh NasDem. Menurut Irma, kongres tersbeut juga akan mengundang Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, walau tak ada penjelasan detail terkait alasannya.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait