4 Oknum Kepolisian Diciduk Usai Culik dan Peras WN Inggris
Nasional

WN Inggris atas nama Matthew Simon dilaporkan menjadi korban penculikan dan pemerasan oleh 6 WNI. Mirisnya, 4 orang di antaranya merupakan anggota kepolisian.

WowKeren - Seorang Warga Negara Inggris atas nama Matthew Simon dilaporkan menjadi korban penculikan dan pemerasan. Keenam pelaku kini telah diringkus oleh pihak kepolisian. Mirisnya, empat di antara pelaku tersebut merupakan aparat kepolisian juga.

Dilansir dari Merdeka, kejadian ini bermula dari korban Matthew yang melakukan perjalanan pada Selasa (29/10) pekan lalu. Sedianya Matthew akan menemui rekan bisnisnya, Giovani, yang belakangan terungkap juga merupakan pelaku penculikan dan pemerasan terhadapnya.

Ketika hendak kembali pada keesokan harinya (30/10), sekitar pukul 02.00 WIB, Matthew mendadak dicegat sejumlah orang. "Ternyata Giovani selaku rekan kerja korban meminta pacarnya, yaitu Nola Aprilia, untuk merencanakan tindakan tersebut," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Minggu (3/11).

Nola yang diserahi tanggung jawab untuk merencanakan penculikan itu pun menghubungi saudaranya. Rupanya saudaranya merupakan aparat yang bertugas di Siber Bareskrim Polri atas nama Bripda Julia Bita Bangapadang.

Julia lantas bertugas menyiapkan kendaraan untuk mengeksekusi rencana, yakni sebuah mobil minibus. Selain itu, Julia juga melakukan pengecekan lokasi keberadaan korban untuk kemudian dibuntuti, yakni di kawasan Petogogan Parc 19, Kemang, Jakarta Selatan.


Tak bekerja sendiri, Julia lantas meminta bantuan kepada seorang rekannya di Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Timur. "Serta meminta bantuan pacarnya atas nama Bripda Nugroho Putro Utomo, Anggota Satresnarkoba Polrestro Jaktim," ujar Argo.

Para pelaku kemudian mencegat korban di Tol Lingkar Luar Barat Tangerang. Mereka dibantu dua rekan lain, yakni Briptu Herodotus dan Bripda Sandika Bayu Segara yang juga bertugas di Satresnarkoba Polrestro Jaktim.

"Para pelaku membawa korban ke Polda Metro Jaya, seolah-olah akan dilakukan pemeriksaan sebuah perkara, namun tidak jadi dilakukan pemeriksaan," papar Argo. "Kemudian meminta bantuan petugas Provos yang saat itu berjaga di area Parkir Ditreskrimsus untuk memasukkan kembali korban ke dalam mobil."

Mereka lantas bertolak menuju sebuah hotel. Mereka mengancam korban agar menelepon atasannya dan meminta sejumlah uang tebusan.

Ancaman itu dikabulkan dan sejumlah uang dalam bentuk dolar Amerika pun berhasil mereka terima. Pelaku kemudian menukarkan uang tersebut ke nilai rupiah di suatu tempat penukaran uang di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Namun itulah pelarian terakhir mereka. Sebab selang beberapa saat kemudian para pelaku berhasil diringkus. "Sekitar pukul 13.00 WIB di Masjid Akbar Kemayoran Jakarta Pusat, para pelaku berhasil ditangkap," pungkas Argo.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait