Sekjen PBB Puji Peran Indonesia Dalam Jembatani Perdamaian Dunia
Nasional

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres mengapresiasi peran-peran yang dilakukan Indonesia dalam menjembatani upaya perdamaian dunia.

WowKeren - Presiden Joko Widodo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Ke-35 ASEAN yang berlangsung di Bangkok, Thailand pada Minggu (3/11). Pada KTT ASEAN tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB António Guterres memuji peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyampaikan jika Sekjen PBB telah secara khusus menyampaikan apresiasinya terhadap peranan Indonesia yang menjembatani perdamaian dunia. Menurut Guterres, Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB telah berhasil menjadi bridge builder selama ini dalam menjaga perdamaian dunia.

"Dalam pertemuan dengan UN tadi secara khusus Sekjen PBB (António Guterres) menyampaikan apresiasi terhadap peran yang dimainkan Indonesia sebagai bridge builder selama ini," ujar Retno Marsudi di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand, dalam keterangan tertulis pada Minggu (3/11). "Terutama selama Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB."

Retno juga mengungkapkan pada pertemuan tersebut Presiden Jokowi mendorong penguatan sinergi antara ASEAN dengan PBB. Hal tersebut disampaikan untuk menunjukkan peran dan manfaat ASEAN serta kontribusinya bagi masyarakat dunia.


"Presiden menekankan bahwa sinergi yang kuat antara organisasi kawasan seperti ASEAN dengan PBB," jelas Retno. "Ini sangat penting artinya karena kalau kawasannya kuat berarti berkontribusi terhadap perdamaian dunia."

Demi mengupayakan sinergi tersebut, Jokowi menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus menjadikan isu ini sebagai prioritas selama menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. "Presiden mengatakan, selama Indonesia duduk di dalam Dewan Keamanan PBB isu sinergitas antara kawasan dan PBB ini menjadi salah satu prioritas utama keanggotaan Indonesia di dalam Dewan Keamanan PBB," ujar Retno.

Lebih lanjut Retno menjelaskan di usianya yang ke-52, ASEAN mampu menjaga terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasannya. Tak hanya itu, ekonomi ASEAN juga mengalami pertumbuhan di atas rata-rata ekonomi dunia.

Sementara itu Jokowi menyatakan jika ASEAN memiliki komitmen yang sama dalam menjaga stabilitas dan perdamaian sebagai kundi kesejahteraan. Jokowi menegaskan jika ASEAN akan terbuka untuk bekerja sama dengan RTT dalam kerangka ASEAN Outlook On The Indo-Pacific salah satunya di bidang infrastruktur.

"Kita berharap dengan outlook ini, stabilitas, keamanan, dan kesejahteraan bukan hanya dinikmati oleh kawasan Asia Pasifik, tapi juga lebih luas di kawasan Indo-Pasifik," ujar Jokowi. "Kolaborasi membangun konektivitas dan infrastruktur adalah kebutuhan yang mendesak antara ASEAN dan RRT."

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait