Sebelumnya, pihak DPR Aceh mengecam keras foto tersebut karena dianggap melecehkan masyarakat Aceh yang berkomitmen terhadap syariat Islam sebagai jalan kehidupan.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 04 November 2019 - 15:36 WIB
WowKeren - Baru-baru ini masyarakat Aceh dihebohkan dengan kemunculan foto tak biasa di Google Maps. Bagaimana tidak, dalam foto tersebut tampak seorang pria dalam keadaan telanjang bulat memperlihatkan tangan kiri bertuliskan "Protest Sharia Law".
Sontak saja foto ini membuat pemerintah setempat heboh. Pemerintah Kita (Pemkot) Banda Aceh bahkan telah melaporkan foto tersebut ke Kementerian Kominfo. Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan bahwa pihaknya juga telah melaporkan hal tersebut ke Google Indonesia.
"Dinas Kominfo dan Statistik telah melaporkan konten negatif tersebut melalui situs aduankonten.id Kementerian Kominfo," kata Aminullah, Senin (4/11). "Secara paralel, Pemko Banda Aceh melalui Diskominfotik juga sudah melakukan report konten ke Google Indonesia."
Siapapun bisa menyumbang konten apapun untuk diunggah ke layanan milik Google mengingat perusahaan teknologi tersebut bersifat open source. Meski demikian, Google juga menyediakan layanan aduan jika konten yang dimuat tidak sesuai dengan norma ataupun aturan yang berlaku.
Aminullah mengajak semua masyarakat di ibu kota provinsi Aceh untuk ramai-ramai melapor foto tersebut. Hal itu bertujuan agar Google segera menurunkan konten yang dianggap meresahkan tersebut. "Karena jika banyak aduan yang diterima (report), maka pihak Google pun akan segera mengambil tindakan penghapusan konten," jelas Aminullah.
Sementara itu, Pemkot Banda Aceh juga mempertimbangkan langkah untuk membawa kasus konten tersebut ke pihak berwajib. "Di sisi lain, Pemerintah Kota sedang meminta pertimbangan dari ahli hukum, terkait pelaporan kepada pihak yang berwajib terkait dengan penayangan konten tersebut, dan user atau pengguna yang melakukan unggahan konten," lanjut Aminullah.
Sebelumnya, pihak DPR Aceh mengecam keras konten tersebut. Wakil Ketua DPR Aceh Safaruddin menilai bahwa unggahan semacam itu bersifat melecehkan masyarakat Aceh.
Kita mengutuk keras (munculnya foto pria bugil di Google Maps)," kata Safaruddin, Senin (4/11). "Itu kan ada indikasi pelecehan terhadap daerah kita yang hari ini bersepakat dan berkomitmen untuk syariat Islam sebagai jalan kehidupan di Aceh.
(wk/zodi)