Sebelumnya, dilaporkan bahwa gempa bumi yang mengguncang Maluku berkekuatan 7,4 M. Lalu setelah BMKG melakukan pemutakhiran, gempa dilaporkan berkekuatan 7,1 M.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 15 November 2019 - 07:39 WIB
WowKeren - Gempa bumi magnitudo 7,1 M kembali mengguncang Maluku pada Kamis (14/11) malam. Gempa dilaporkan terjadi di perairan dekat Jailolo, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara pada pukul 23.17 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa tersebut berpotensi menyebabkan tsunami. Adapun pusat gempanya berada di koordinat 1,63 derajat Lintang Utara dan 126,49 derajat Bujur Timur.
Sebelumnya, gempa tersebut diberitakan berkekuatan 7,4 M lalu dimutakhirkan menjadi 7,1 M. Pusat gempa berjarak 134 kilometer sebelah barat laut Jailolo dengan kedalaman mencapai 10 kilometer.
"#Gempa Mag:7.4, 14-Nov-19 23:17:41 WIB, Lok:1.63 LU,126.40 BT (134 km BaratLaut JAILOLO-MALUT)," tulis BMKG melalui akun resmi Twitter mereka pada Jumat (15/11). "Kedalaman:10 Km, Potensi tsunami utk dtrskn pd msyrkt #BMKG."
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menuturkan bahwa gempa bumi tersebut termasuk dalam gempa bumi jenis dangkal. Penyebabnya tak lain adalah karena adanya deformasi lempeng laut Maluku.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalamam hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal," tutur Rahmat dilansir dari Antara, Jumat (15/11). "Ini akibat adanya deformasi atau penyesaran dalam lempeng laut Maluku."
Rahmat melanjutkan, gempa ini memiliki mekanisme pergerakan yang disebut thrust fault atau pergerakan naik. Berdasarkan hasil pemodelan, menunjukkan bahwa gempa berpotensi tsunami dengan status waspada di wilayah Minahasa Utara bagian Selatan.
(wk/zodi)