DPR Fraksi PKS Kritik Keras Wacana Prabowo Kirim Taruna ke Malaysia
Nasional

Rencana Menhan Prabowo untuk mengirim taruna Indonesia belajar ke Malaysia justru menuai kritik keras dari Wakil Ketua Komisi I DPR fraksi PKS Abdul Kharis. Pasalnya, negara lain belum tentu punya metode yang baik untuk belajar.

WowKeren - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto telah melakukan kunjungan ke Negara Malaysia pada Kamis (14/11) lalu. Dalam pertemuannya dengan Menhan negeri Jiran Mohammad Bin Sabu itu, Prabowo berniat untuk mengirim Taruna Indonesia untuk belajar ke Malaysia.

Menanggapi kabar tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPR fraksi PKS Abdul Kharis Almasyari mengkritik wacana Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. Menurutnya, tidak semua negara memiliki metode pendidikan yang lebih baik.


"Belum tentu (lebih baik), tergantung negara mana. Jangan mandang luar (negeri) pasti lebih baik dong," kata Kharis di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Senin (18/11). Ia mengaku belum mengetahui maksud dan tujuan Prabowo mengirimkan para taruna itu ke luar negeri.

Bahkan Prabowo sendiri belum menyampaikan rencananya tersebut pada saat rapat bersama DPR beberapa waktu lalu. Ia juga menambahkan soal kendala durasi waktu yang dianggap tak mungkin jika para taruna tersebut mengenyam pendidikan di luar negeri hingga lulus.

"Kalau Sesko segala macam sudah biasa," paparnya. "Kalau selama masa taruna mungkin apakah satu tahun atau setengah tahun tukar taruna mungkin saja. Tetapi kalau selama jadi taruna sekolahnya di luar enggak mungkin."

Kharis menjelaskan bahwa pendidikan taruna di dalam negeri selalu ada penanaman jiwa patriotisme dan nasionalisme. Sebaliknya, dia khawatir nasionalisme para taruna akan luntur jika terlalu lama mengenyam pendidikan di luar negeri.

"Makanya saya bilang, kalau tukar pelajar sebulan, dua bulan oke, tetapi kalau selama masa jadi taruna ya enggak mungkin, karena fungsi pendidikan taruna kan untuk menggembleng semangat korsa dan patriotisme nasionalisme," pungkasnya.

Sebelumnya, melalui Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak diketahui jika Prabowo berencana untuk mengirimkan taruna Indonesia untuk belajar ke negeri jiran tersebut. "Sebagai bentuk simbol persaudaraan dan saling berbagi pengetahuan, kebudayaan dan kemampuan militer," kata Dahnil, Kamis (14/11).

Lebih lanjut, Dahnil mengatakan jika Prabowo juga memastikan akan mengedepankan cara-cara yang baik dalam memecahkan masalah antar bangsa. "Bertekad membangun hubungan erat dengan Malaysia," katanya.

You can share this post!

Related Posts