Ini Alasan Erick Thohir Berhentikan Semua Deputi dan Sesmen BUMN
Nasional
Jokowi Pangkas Pejabat Eselon

Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir, memberhentikan seluruh pejabat eselon I, baik Deputi hingga sekretaris kementerian (Sesmen) BUMN. Erick lantas menjelaskan alasan di balik 'pembabatan' tersebut.

WowKeren - Baru saja dilantik, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir langsung membongkar struktur Kementerian yang dipegangnya. Erick diketahui memberhentikan seluruh pejabat eselon I, baik Deputi hingga sekretaris kementerian (Sesmen) BUMN.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menyebut para Deputi di Kementerian akan dialihkan ke perusahaan-perusahaan BUMN. Nantinya kemungkinan mereka akan ditempatkan sebagai Direksi atau Komisaris di perusahaan BUMN.


Erick sendiri akhirnya mengungkapkan alasannya melakukan "pembabatan" ini. Menurut Erick, pemangkasan birokrasi di Kementerian BUMN ini telah sejalan dengan perintah dari Presiden Joko Widodo.

"Alhamdulillah, saya dan kedua Wakil Menteri sudah bertemu dengan semua Pejabat Eselon I secara langsung dan menjelaskan mengenai restrukturisasi ini. Sebetulnya hal ini adalah bagian dari Tour of Duty dari korporasi mengerti mengenai birokrasi, seperti Pak Kartika dan Pak Budi Sadikin," tutur Erick dalam keterangan tertulisnya, dilansir Kumparan pada Senin (18/11). "Begitu juga dari birokrasi harus mengerti permasalahan di korporasi, seperti yang dijalankan hari ini."

Usai memberhentikan para Deputi dan Sesmen, Erick akan membentuk tim kuat untuk mengelola aset BUMN yang berjumlah sangat besar. Menurut Erick, tim tersebut nantinya akan diisi oleh orang-orang yang cerdas sekaligus berakhlak baik.

"Untuk mengelola aset sebesar Rp 8.200 triliun itu, saya perlu teamwork yang kompak, yang diisi dengan orang-orang yang bukan hanya cerdas, tetapi juga akhlak yang baik," jelas Erick. "Saya akan berupaya sedemikian rupa agar mereka yang ada di dalam lingkungan BUMN, baik di Kementerian maupun di unit usaha, adalah orang-orang dengan akhlak yang baik berarti memiliki integritas tinggi dan komitmen yang kuat."

Erick juga kembali menegaskan bahwa yang paling diutamakan dalam mengelola aset BUMN ini adalah orang-orang yang memiliki akhlak baik. "Mereka yang sudah berkeringat dan masih mau berkeringat dan memiliki akhlak yang baik, juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi negeri ini, di sini. Yang penting, akhlaknya baik," pungkas Erick.

Di sisi lain, sebelum aturan ini diberlakukan sedianya ada tujuh eselon I di Kementerian BUMN. Nantinya tugas dan pokok fungsi para eselon I akan diisi oleh kedua Wakil Menteri Erick.

You can share this post!

Related Posts
Loading...