Masuk Daftar 'No List', Pengamat Nilai Perlu Paket Wisata Murah di Pulau Komodo
Nasional

Harga wisata yang terlalu murah dikhawatirkan bisa mempengaruhi kelestarian komodo-komodo ke depannya. Padahal, komodo merupakan hewan langka yang harus dilindungi mengingat populasinya kian menipis.

WowKeren - Pulau Komodo yang ada di Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia yang sebaiknya dihindari. Hal itu sebagaimana ditulis oleh media wisata asal Amerika Serikat, Fodor's Travel, yang baru saja meluncurkan daftar destinasi wisata yang sebaiknya dihindari pada 2020 mendatang.

Pengamat ekonomi dari International Fund for Agricultural Development (IFAD), James Adam menilai perlu adanya lokasi khusus di Pulau Komodo untuk wisatawan berkantong tipis. Sebab, Pulau Komodo kabarnya akan dijadikan sebagai pariwisata premium.

"Tetapi, mestinya ada lokasi tertentu juga," kata James dilansir Antara, Jumat (22/11). "Harus terbuka untuk wisatawan lainnya dengan biaya terjangkau."

Fodor's Travel menilai bahwa harga tiket masuk yang dibanderol di Pulau Komodo sangat lah murah. padahal seharusnya, pihak manajemen bisa meningkatkan pajak turis demi kelestarian hewan langka tersebut. Untuk itu James menilai perlu adanya lokasi khusus di dalam kawasan itu untuk pengunjung berkantong tipis.


Dengan begitu, Pulau Komodo bisa tetap ramai dikunjungi turis dengan tetap terjaga kelestariannya. Lokasi-lokasi tertentu yang disiapkan pemerintah ini penting agar wisatawan dari berbagai latar belakang bisa berkunjung ke destinasi wisata di Labuan Bajo, ujung barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

Nantinya, sebaiknya ada pembatasan untuk area yang bisa dikunjungi sehingga Pulau Komodo tak hanya bisa dikunjungi oleh wisatawan berkantong tebal saja namun juga semuanya. "Jadi bisa saja dibuat blocking kawasan wisata di Pulau Komodo, Pulau Padar, dan Pulau Rinca," katanya.

Komodo merupakan hewan langka yang saat ini populasinya kian terancam. Ditambah lagi, hewan ini hanya bisa ditemui di Indonesia. Sayangnya, biaya yang terlalu murah membuat banyak pihak mengkhawatirkan nasib para komodo tersebut.

"Pemangku kebijakan di Indonesia pada awalnya berencana untuk menutup Pulau Komodo selama satu tahun dari Januari 2020," tulis Fodor's Travel. "Tetapi membatalkan inisiatif itu setelah menentukan bahwa komodo yang hidup di sana tidak terancam oleh campur tangan wisatawan terhadap perilaku dan habitat mereka."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait